Tambal Gigi

2 November 2024

Tahapan dalam Prosedur Tambal Gigi Berlubang Besar

By drg. Ellora Gavrila

6.682

image-

Gigi berlubang menyebabkan rasa ngilu atau nyeri, kesulitan dalam mengunyah makanan, dan berpotensi infeksi yang dapat menyebar pada gigi lain. Inilah mengapa prosedur tambal gigi berlubang besar sangat diperlukan. 

Untungnya, perkembangan teknologi membuat prosedur ini menjadi jauh lebih minim rasa sakit dan prosesnya cenderung cepat. Namun, perawatan yang tepat pasca penambalan tetap dibutuhkan agar gigi berlubang tidak kembali datang.

Mengapa Perlu Menambal Gigi Berlubang Besar?

  • Mencegah Infeksi Lebih Lanjut

Gigi yang sakit akibat infeksi bakteri dapat menyebabkan gigi berlubang dan ukurannya akan semakin besar jika tidak segera mendapat penanganan. 

Jika terus dibiarkan, infeksi akan menyebar hingga area lain. Dampaknya, gigi yang masih sehat bisa menjadi lebih rapuh, sensitif, dan bahkan ada resiko kerusakan jaringan atau saraf. Agar hal buruk ini tidak terjadi, prosedur tambah gigi berlubang perlu dilakukan.

  • Mengembalikan Fungsi Gigi

Salah satu efek samping dari gigi berlubang adalah kehilangan fungsinya, yakni membuat penderitanya mengalami kesulitan dalam mengunyah makanan. 

Gigi akan menjadi lebih sensitif sehingga mudah sakit saat bertemu dengan makanan terutama makanan manis, bertekstur keras, lengket, atau panas dan pedas. Agar kemampuan mengunyah kembali pulih, maka penambalan pada gigi yang berlubang perlu dilakukan.

  • Mencegah Kerusakan Lebih Parah

Selain dapat menginfeksi gigi lain yang masih sehat, kondisi gigi berlubang yang penuh dengan bakteri juga dapat membuat peradangan pada gusi. 

Terlambat ditangani dapat memicu periodontitis, yaitu infeksi pada gusi yang menjalar hingga tulang penyangga gigi dan jaringan lunak. Kondisi ini dapat memicu rusaknya gigi dan gusi secara permanen. Sebelum terlambat, penambalan pada gigi berlubang harus dilakukan.

Prosedur Tambal Gigi Berlubang Besar

  • Persiapan Sebelum Prosedur

Konsultasi menjadi titik paling awal sebelum prosedur tambal gigi berlubang besar benar-benar dilakukan. Dokter akan terlebih dahulu memeriksa kondisi gigi secara detail, dan jika perlu akan dilakukan foto rontgen untuk melihat seberapa luas kerusakan yang sudah terjadi.

Dokter juga akan menentukan cara terbaik dalam menangani gigi berlubang tadi, apakah perlu ditambah atau dengan cara lain seperti implant. Biasanya, penambalan cocok untuk kondisi gigi berlubang yang minor. Sedangkan untuk kondisi yang lebih parah akan direkomendasikan implan atau mahkota gigi.

  • Anestesi Lokal

Setelah sesi konsultasi, dokter akan memulai proses tambal gigi dengan terlebih dahulu memberikan anestesi. Tujuannya adalah agar pasien tidak merasa sakit saat proses penambalan berlangsung. 

Anestesi biasanya berupa gel khusus yang akan diberikan pada area gigi yang akan ditambal, serta anestesi lokal lewat suntikan.

  • Pembersihan Gigi

Gigi yang berlubang tidak akan langsung ditambal namun terlebih dahulu dibersihkan dari tumpukan kuman, bakteri, atau jenis kotoran lainnya menggunakan gel asam. Jika ada jaringan rusak atau membusuk, maka akan diangkat sampai benar-benar bersih.

  • Penambalan Gigi

Inilah tahapan inti dari prosedur tambal gigi permanen yang akan diawali dengan pengolesan bahan adhesif agar nantinya bahan penambal gigi dapat menempel. Adapun beberapa jenis bahan penambal gigi yang paling umum adalah berikut ini:

  1. Komposit: terbuat dari campuran partikel plastik atau resin dan campuran kaca halus yang pasalnya memiliki ketahanan hingga 10 tahun atau lebih tergantung perawatan. Bahan ini banyak dipilih karena bisa dibuat sewarna dengan gigi asli sehingga tampak alami.
  2. Semen ionomer kaca (GIC): serupa dengan komposit, jenis bahan ini dapat dibuat sewarna dengan gigi asli dengan material utama berupa kaca halus yang telah diolah sedemikian rupa agar dapat mengeluarkan fluoride.
  3. Emas: jenis bahan ini termasuk jarang dipilih. Material utamanya adalah emas murni dengan campuran beberapa jenis logam. Ketahanannya bisa sampai 20 tahun lebih.

Salah satu bahan tambal di atas akan dimasukkan secara perlahan dan sedikit demi sedikit ke dalam gigi yang berlubang dengan alat khusus. Alat penyedot air liur atau suction mungkin dibutuhkan guna menjaga area gigi agar tetap kering (bebas air dan darah).

  • Pemadatan dan Pembentukan

Bahan tambal di dalam gigi akan dibentuk sesuai dengan kontur gigi, kemudian dipadatkan dengan bantuan sinar khusus. Setelahnya, dokter akan melakukan pemolesan agar tambalan gigi terasa normal atau nyaman terutama saat digunakan untuk menggigit dan mengunyah.

Perawatan Setelah Tambal Gigi

  • Menghindari Makanan Keras

Makanan dengan tekstur keras, alot, lengket, dan sulit dikunyah beresiko merusak tambalan gigi, sehingga wajib dihindari untuk sementara waktu. 

Contohnya adalah daging, kacang-kacangan, permen, coklat, es krim, apel, salak, buah pir, dan keripik. Anda bisa menggantinya dengan bubur, agar-agar, bayam, atau jenis sayuran lain yang lembut.

  • Kebersihan Mulut yang Baik

Pastikan untuk tetap menjaga kebersihan mulut pasca tambal gigi sakit atau berlubang dengan rutin menyikat gigi dan lidah minimal 2x sehari, gunakan obat kumur antibakteri, dan bersihkan sela gigi menggunakan dental floss (benang gigi).

  • Kontrol Rutin ke Dokter Gigi

Ikuti semua instruksi dari dokter termasuk saat harus kontrol pasca penambalan. Dokter akan mengecek kondisi gigi untuk memastikan tidak ada kerusakan atau masalah lain pada hasil tambalan.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Gigi?

  • Gejala yang Tidak Normal

Segera lakukan pengecekan ke dokter gigi jika mengalami sejumlah gejala tidak normal seperti rasa sakit saat mengunyah atau menggigit makanan, ngilu saat minum atau berbicara, terasa berdenyut, bau mulut, gusi berdarah, atau rasa tidak nyaman pada mulut seperti logam.

  • Pemeriksaan Rutin

Pasien penambalan gigi mungkin membutuhkan 4x kontrol atau lebih dan dengan jangka waktu yang sudah ditentukan oleh dokter. Pemeriksaan rutin ini dapat mencegah berbagai gejala tidak normal dan mengantisipasi masalah yang mungkin timbul di kemudian hari.

Prosedur tambal gigi berlubang besar dapat mengatasi sakit gigi dan gusi, serta mencegah penyebaran infeksi. Buat janji temu dengan dokter gigi FDC jika merasa membutuhkan tindakan medis ini, dan lakukan pemeriksaan rutin pasca penambalan untuk memastikan hasil tambalan dalam kondisi baik.

© 2026 FDC Dental Clinic