Informasi
25 Oktober 2024
Rahang Sakit: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi
By drg. Ellora Gavrila
8.088
Sakit rahang adalah kondisi yang umum dirasakan oleh banyak orang. Meskipun biasanya tidak berbahaya, rahang sakit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman ketika berbicara, makan, atau bahkan sekedar membuka mulut.
Penyebab sakit rahang cukup beragam seperti sakit gigi, gangguan sendi rahang, hingga infeksi sinus. Mengetahui penyebab sakit pada rahang sangat penting untuk menentukan jenis penanganan yang tepat agar kondisi ini segera teratasi.
Penyebab Rahang Sakit
Ada banyak hal yang bisa menyebabkan sakit rahang mulai dari yang ringan hingga yang berat. Berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyebab timbulnya rasa sakit pada rahang:
- Susunan Gigi Tidak Seimbang
Susunan gigi yang tidak seimbang dapat menyebabkan tekanan tidak merata pada rahang, sehingga menimbulkan rasa sakit.
- Tidak Mengunyah Dua Sisi
Kebiasaan mengunyah hanya di satu sisi karena ada gigi yang sakit dapat menyebabkan ketegangan pada rahang di sisi yang digunakan secara berlebihan.
- Bruxism
Bruxism atau kebiasaan menggeretakkan gigi saat tidur atau tidak sadar dapat menyebabkan tekanan berlebih pada rahang, sehingga menimbulkan rasa sakit.
- Riwayat Terbentur atau Kecelakaan
Rahang yang pernah terbentur atau mengalami kecelakaan dapat menyebabkan cedera pada sendi atau tulang rahang yang berujung pada rasa sakit.
- Ketidakharmonisannya Struktur Rahang dengan Gigi
Struktur rahang yang tidak harmonis dengan susunan gigi, seperti adanya gigi yang hilang atau rusak, dapat menyebabkan ketegangan pada rahang.
Gejala yang Menyertai
Kondisi rahang sakit bisa muncul disertai dengan beberapa gejala seperti berikut:
- Nyeri saat membuka mulut, mengunyah, atau menguap.
- Bengkak pada rahang dan wajah
- Suara klik atau retak saat menggerakkan rahang.
- Kesulitan mengunyah atau berbicara.
Cara Mengatasi Rahang Sakit
Umumnya pengobatan sakit rahang disesuaikan dengan penyebabnya. Untuk gejala yang masih ringan, berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit rahang.
- Obat-obatan
Sakit rahang dapat menimbulkan rasa nyeri yang membuat tidak nyaman. Apabila disebabkan oleh sakit gigi, bukan tidak mungkin akan timbul bengkak atau peradangan.
Mengonsumsi obat-obatan anti nyeri seperti paracetamol dan ibuprofen terbukti efektif untuk mengatasi nyeri yang ditimbulkan dan meredakan peradangan. Gunakan obat-obatan tersebut sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.
- Kompres
Kompres es atau air hangat dapat meredakan nyeri dan pembengkakan. Gunakan kain kompres yang lembut dan tempelkan pada bagian rahang yang sakit selama beberapa saat. Basahi kembali kain kompres dan lakukan hal yang sama beberapa kali hingga rasa nyeri mereda.
Cara ini cukup efektif untuk dilakukan, terutama jika menghindari mengonsumsi obat-obatan kimiawi. Namun jika gejala berlanjut setelah dikompres beberapa kali, jangan ragu untuk menggunakan obat pereda nyeri.
- Diet Makanan Lunak
Ketika mengalami rahang sakit, mengunyah makanan bisa jadi sangat menyakitkan. Untuk mengatasi rasa sakit yang berlebihan, konsumsi makanan yang lunak seperti bubur atau smoothie sehingga rahang tidak perlu bekerja keras untuk mengunyah.
Untuk sementara waktu, hindari makanan yang keras atau lengket karena akan memperparah rasa sakit ketika mengunyah. Potong makanan menjadi bagian-bagian kecil agar lebih mudah dikunyah dan tidak perlu membuka mulut terlalu lebar.
- Fisioterapi dan Pijat
Sakit rahang bisa membuat otot terasa kaku. Untuk mengatasi hal ini, lakukan fisioterapi dan pijat khusus secara teratur. Apabila dilakukan dengan tepat oleh tenaga berpengalaman, sendi dan otot rahang akan kembali seperti semula.
Hindari memijat rahang sendiri karena berpotensi menimbulkan risiko serius. Fisioterapi hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis profesional.
- Perubahan Gaya Hidup
Mengubah gaya hidup bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mengatasi sakit rahang berulang. Kurangi stres dan hindari makanan bertekstur kenyal agar rahang tidak perlu bekerja keras saat mengunyah makanan.
Selain itu, kondisikan postur mulut yang baik. Hindari menguap terlalu lebar karena akan mempengaruhi sendi rahang. Hindari pula tertawa terlalu lebar dan menggertakkan gigi ketika tidur karena hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri pada rahang.
Pencegahan
Sakit rahang adalah kondisi yang dapat dicegah. Lakukan beberapa hal berikut ini untuk menghindari munculnya sakit rahang:
- Menjaga kebersihan mulut dengan baik
- Menghindari kebiasaan buruk seperti menggertakkan gigi
- Rutin memeriksakan kondisi gigi dan mulut ke dokter.
Kesimpulan
Sakit rahang bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti gangguan sendi, sakit gigi, hingga kondisi yang lebih serius seperti osteomielitis dan gangguan syaraf. Diagnosis yang tepat sangat dibutuhkan agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sesuai dengan penyebabnya.
Rahang sakit umumnya dapat diatasi di rumah. Namun jika gejala berlanjut dan terus memburuk setelah minum obat atau melakukan penanganan ringan, segera konsultasi dengan dokter. Kunjungi klinik FDC dan dapatkan diagnosis tepat untuk mengetahui penyebab dan cara penanganan sakit rahang.
© 2026 FDC Dental Clinic
