Informasi
23 Oktober 2024
Plak Gigi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
By drg. Ellora Gavrila
2.615
Plak gigi adalah lapisan tipis yang terbentuk pada permukaan gigi. Lapisan ini terdiri dari kumpulan mikroorganisme yang berasal dari sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik. Apabila dibiarkan, lapisan ini akan menumpuk dan mengeras sehingga membentuk karang gigi.
Plak umumnya muncul karena kebiasaan malas menggosok gigi. Padahal mikroorganisme yang hidup pada plak memproduksi asam yang dapat merusak enamel gigi sehingga rentan berlubang. Untuk mencegah munculnya plak, pastikan menyikat gigi secara rutin dua kali sehari.
Penyebab Plak Gigi
Plak tidak muncul begitu saja di dalam mulut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan massa bakteri tumbuh pada permukaan gigi dan membentuk lapisan. Namun, penyebab plak gigi yang paling utama adalah sisa makanan yang tidak dibersihkan dan dibiarkan dalam waktu lama.
Biasanya plak gigi muncul antara 4 hingga 12 jam setelah menggosok gigi. Bakteri akan berkembang biak pada sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi. Bakteri yang ada di dalam mulut akan bereaksi memecah karbohidrat dan mengeluarkan zat asam sehingga suasana mulut menjadi asam.
Apabila diikuti dengan kebiasaan buruk tidak membersihkan gigi secara rutin, sisa makanan dan bakteri akan membentuk lapisan berwarna putih kekuningan yang disebut plak. Tumpukan plak yang tidak dibersihkan akan menghasilkan karang gigi yang jauh lebih sulit untuk dibersihkan.
Gejala Plak Gigi
Pada masa awal plak muncul di permukaan gigi, mungkin tidak ada gejala spesifik yang dirasakan. Namun jika plak sudah mulai mengeras dan memenuhi gigi, akan muncul beberapa gejala dan tanda yang khas seperti berikut:
- Permukaan gigi terasa kasar
- Bau mulut (halitosis)
- Gusi mudah berdarah ketika menggosok gigi
- Gusi merah dan bengkak
Apabila gejala tersebut sudah muncul, hal ini menandakan plak sudah menumpuk pada permukaan gigi dan mungkin sulit dihilangkan dengan menyikat gigi seperti biasa. Konsultasikan ke dokter gigi terkait pembersihan plak.
Cara Menghilangkan Plak Gigi
Sebenarnya plak gigi dapat dihilangkan melalui metode-metode sederhana seperti menyikat gigi dan flossing. Namun jika plak sudah terlanjur mengeras, maka diperlukan prosedur medis untuk menghilangkannya.
- Sikat Gigi Secara Rutin
Menyikat gigi secara rutin adalah cara paling mudah dan sederhana untuk membersihkan plak gigi. Gunakan pasta gigi berfluoride dan sikat gigi dengan bulu lembut agar lebih mudah menjangkau sela-sela gigi. Ganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali agar pembersihan tetap maksimal.
Agar sisa makanan dapat terangkat, gosok gigi membentuk bulatan-bulatan kecil. Bersihkan pula bagian dalam gigi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan tanpa disadari. Gunakan sikat gigi dengan ujung kecil agar dapat menjangkau ujung gigi.
- Gunakan Benang Gigi
Penggunaan benang gigi (flossing) terbukti efektif mengangkat sisa makanan pada sela-sela gigi. Dibandingkan dengan menyikat gigi saja, benang gigi 40 persen lebih ampuh untuk menghilangkan plak sehingga membuat gigi lebih bersih.
- Obat Kumur
Ada beberapa jenis obat kumur yang diformulasikan khusus untuk membersihkan plak dan sisa kotoran yang tidak terangkat setelah menyikat gigi. Obat kumur tertentu juga mampu menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan terbentuknya lapisan plak gigi.
Pilih obat kumur yang mengandung antiseptik serta hindari produk yang mengandung alkohol. Gunakan obat kumur secara tepat setelah menyikat gigi.
- Scaling Gigi
Scaling adalah prosedur medis yang dilakukan untuk menghilangkan karang gigi. Apabila plak sudah terlanjur mengeras, maka akan sulit untuk dibersihkan dengan sikat gigi atau benang gigi saja. Solusinya, datangi dokter gigi untuk menghilangkan karang dengan peralatan khusus.
Dokter biasanya akan mengikis karang sedikit demi sedikit menggunakan semprotan dan alat khusus. Untuk kasus yang sudah parah, gusi biasanya akan mengeluarkan darah selama pembersihan. Namun hal ini bukan masalah dan dapat berhenti dengan sendirinya.
Pencegahan Plak Gigi
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Daripada menghabiskan dana untuk menghilangkan plak yang mengeras, alangkah lebih baik jika mencegah timbulnya lapisan tersebut. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah plak pada gigi.
- Menyikat Gigi secara Rutin
Menyikat gigi secara teratur minimal dua kali sehari cukup efektif untuk mencegah plak. Gosoklah gigi setelah sarapan dan sebelum tidur agar bakteri tidak bersarang dan berkembang biak di mulut sehingga menyebabkan munculnya lapisan plak.
- Menggunakan Benang Gigi
Setelah menyikat gigi, gunakan dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi. Benang gigi berfungsi mengangkat sisa kotoran yang tertinggal di sela-sela gigi dan sulit dijangkau oleh sikat gigi. Gunakan benang gigi secara perlahan agar tidak melukai gusi.
- Hindari Makanan dan Minuman Manis
Gula yang terdapat pada makanan dan minuman manis adalah makanan bagi bakteri. Untuk mencegah bakteri berkembang biak dan menghasilkan zat asam di dalam mulut, alangkah baiknya jika menghindari makanan dan minuman yang manis terutama pada malam hari.
- Rutin Periksa Gigi
Rutin mengunjungi dokter gigi minimal enam bulan sekali adalah langkah tepat untuk mencegah timbulnya plak yang sulit dihilangkan. Dokter gigi akan mengecek kondisi gigi dan melakukan pembersihan secara menyeluruh sehingga terhindar dari plak yang mengeras atau karang gigi.
Plak gigi muncul karena sisa makanan yang menempel pada gigi tidak segera dibersihkan sehingga menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Mikroorganisme tersebut kemudian membentuk lapisan yang lama kelamaan akan membuat permukaan gigi terasa kasar.
Selain menyikat gigi secara rutin dan menggunakan benang gigi, rutin mengunjungi dokter adalah salah satu cara mencegah plak gigi. Kunjungi klinik terpercaya seperti FDC Dental Clinic yang akan membantu memeriksa kondisi mulut dan gigi serta melakukan pembersihan apabila ditemukan plak atau karang.
© 2026 FDC Dental Clinic
