Behel Gigi
24 Februari 2022
Perlukah Rontgen Gigi Sebelum Melakukan Pemasangan Behel?
By FDC Dental Clinic
62.885
Perlukah Rontgen Gigi Sebelum Melakukan Pemasangan Behel? Cek Selengkapnya
Halo FDCiers, susunan gigi yang belum rapi bikin kamu kurang pede, bahkan sampai ragu buat senyum? Di tahun baru ini kamu mulai merasa, sudah saatnya melakukan perubahan? Misalnya dengan melakukan pemasangan behel? Apalagi kalau mengingat FDC Dental Clinic, yang punya promo ortho kece banget. Ya kan?

Bagi orang awam yang belum pernah melakukan pemasangan behel, pasti akan mengira bahwasanya pemasangannya bisa dilakukan dengan satu kali kunjungan saja. Hmmm, padahal tidak semudah itu, FDCiers! melakukan pemasangan behel itu layaknya kamu mendaftarkan diri ke sekolah baru aja! Tentu butuh persiapan dan surat-surat atau data penting lainnya.
Saat melakukan pendaftaran untuk sekolah baru, biasanya akan diperlukan foto dirimu dalam beberapa ukuran. Sama halnya dengan saat akan melakukan pemasangan behel, kamu juga memerlukan foto, yaitu foto rontgen gigimu. Memangnya kenapa sih harus melakukan rontgen gigi sebelum melakukan pemasangan kawat gigi?
Foto rontgen gigi sama pentingnya dengan pas foto identitasmu saat mau masuk sekolah baru. Pas photo biasanya untuk menunjukkan penampilan atau wajah aslimu secara jelas. Supaya tidak tertukar dengan teman kamu gitu, FDCiers! he-he-he.

Sedangkan foto rontgen gigi berguna untuk memperjelas gambaran asli gigimu dari depan sampai dalam, semua bisa terlihat. Dengan begitu dokter juga bisa melihat dan menemukan kondisi gigi yang bermasalah—yang tidak dapat terlihat pada saat pemeriksaan visual. Sehingga dokter gigi pun bisa segera melakukan tindakan yang tepat, dan bisa melakukan pemasangan behel pada gigimu dengan baik.

Berikut keuntungan penggunaan rontgen gigi untuk pengguna behel :
- Mendeteksi lubang pada gigi yang tidak dapat terlihat pada saat pemeriksaan secara langsung.
- Memantau pertumbuhan dan perkembangan pada gigi anak yang biasanya belum tumbuh keluar dan masih ada pada tulang rahang.
- Mendeteksi kelainan yang terjadi pada tulang rahang dan gusi.
- Mendeteksi gigi yang tumbuh miring atau tidak sempurna/impaksi gigi, yang biasanya terjadi pada gigi geraham bungsu.
Nah, gimana FDCiers? sekarang sudah mengerti kan, mengapa dokter gigi mengharuskan kamu untuk melakukan rontgen gigi terlebih dahulu, sebelum melakukan pemasangan behel. Kamu juga enggak perlu takut terhadap radiasi sinar x yang digunakan pada saat rontgen gigi, karena radiasi yang dipancarkan sedikit dan tidak berbahaya. Namun, tetap ada catatan untuk wanita hamil, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum melakukan rontgen gigi.
Jangan lupa juga untuk konsultasikan kesehatan gigimu di FDC Dental Clinic, karena... konsultasinya gratis lho!
Artikel Lain

Behel Gigi
22 Februari 2022
Berikut Tips Memilih Warna Karet Behel
Penting enggak sih memilih warna karet behel? Bagi seseorang yang memiliki gigi berantakan atau tidak rapi, behel gigi biasanya menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki gigi. Behel gigi menjadi gaya tersendiri, seperti layaknya penampilan yang kamu pakai sehari-hari.
Banyak para pemakai behel gigi sering mengganti karet behel supaya terlihat manis dan elegan. Itulah sebabnya kadang pemilihan warna karet behel menjadi salah satu pilihan yang sulit. Pastinya pemilihan behel akan membuat kamu lebih percaya diri jika kamu memakai karet behel yang sesuai.
Tips Memilih Warna Karet Behel
Berikut adalah tips untuk menentukan warna karet behel agar kamu terlihat jauh lebih keren:
1. Sesuaikan dengan Warna Kulit
Tipe kulit dan warna rambut menentukan bagaimana behel akan terlihat. Ada baiknya pilih warna behel yang bertabrakan dengan tipe kulit dan warna rambut.
Apabila kamu memiliki kulit yang gelap, kamu bisa menggunakan warna seperti biru tua, biru kehijauan ataupun merah tua. Untuk kamu yang memiliki kulit terang bisa menggunakan warna-warna seperti merah terang, biru royal, biru kehijauan, coklat ataupun karamel.

2. Pertimbangkan Warna Hitam dan Putih
Sebenarnya warna behel hitam dan putih justru akan memperburuk penampilan dan warna putih. Hal itu dikarenakan behel dengan warna putih merupakan warna yang tidak menguntungkan karena mengalahlan gigi yang tidak selalu putih.
Sedangkan jika karet behel dengan warna hitam akan membuat gigi jadi terlihat ada kotorannya.
3. Warna Kesukaan
Kamu bisa memasang warna behel dengan warna kesukaan kamu agar membuat kamu jauh lebih percaya diri dan terlihat lebih keren. Sebagai referensi kamu juga bisa menggunakan warna dari tim sepakbola, tokoh kartun atau superhero kesukaan kamu.
4. Warna Pakaian
Ada baiknya pemakaian warna behel disesuaikan dengan warna pakaian yang rutin dikenakan. Misalnya bila kamu lebih sering menggunakan baju warna gelap mungkin bisa disesuaikan dengan warna karet behel yang agak gelap. Solusi lainnya bisa menggunakan behel dengan warna bening apabila kamu sering mengenakan pakaian dengan warna yang beragam.

Nah itulah ulasan singkat tentang tips memilih warna karet behel. Ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi kamu sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Klinik gigi, ya FDC.
Yuk konsultasikan gigi kamu di FDC!! Karena?? Klinik gigi ya~~~ FDC!!
Sumber Referensi:

Behel Gigi
22 Februari 2022
7 Tips Meredakan Sakit Saat Baru Pasang Behel
Tips Meredakan Sakit Saat Baru Pasang Behel – Anda merasa sakit saat baru pasang behel? Rasa sakit setelah pemasangan behel gigi adalah hal yang wajar.
Sebab, tekanan pada gigi kamu meningkat dan lebih kencang dari sebelumnya. Selain itu, faktornya bervariasi menurut usia, tingkat stres, dan jenis kelamin.

Sebenarnya, secara alamiah rasa sakit ini akan hilang dengan sendirinya tanpa diberikan tindakan apa-apa. Ini bukan sesuatu yang membahayakan. Lama-lama anda akan terbiasa dengan tekanan ini, rasa sakit hilang, dan anda pun bisa mengunyah seperti sedia kala.
Namun, jika anda memang tidak tahan dengan rasa sakitnya, beberapa tips di bawah ini bisa anda lakukan untuk meringankan rasa sakitnya.
Tips Meredakan Sakit Saat Baru Pasang Behel
1. Pilihlah makanan bertekstur lunak
Nyeri terparah akibat kawat gigi biasanya terjadi dalam 24-72 jam pertama sejak kawat gigi dipasang. Selama beberapa hari pertama, santaplah makanan sangat lunak yang tidak perlu banyak dikunyah sampai sudah lebih terbiasa makan dengan kawat gigi.
Contoh makanan lunak yang bisa anda pilih seperti bubur, nasi tim, kentang rebus, telur, daging ikan, makaroni, yogurt, smoothies, puding, dan lainnya.
Hindari makanan keras seperti kerupuk, gorengan, buah yang bertekstur keras seperti apel, serta camilan yang keras. Hindari juga makanan yang lengket seperti permen, ini akan membuat anda semakin tidak nyaman karena bisa menempel di behel atau gigi.
2. Santap makanan dingin atau beku

Minum air dingin adalah cara yang praktis untuk meredakan rasa tidak nyaman yang anda rasakan setelah mengencangkan behel gigi. Suhu dingin memberikan sensasi seperti mati rasa di sekitar mulut.
Suhu dingin juga membantu mengurangi peradangan pada gusi yang sedang terasa sakit. Selain itu, es krim juga dapat melegakan nyeri dimulut karena bersifat mengebaskan.
3. Kurangi makanan dan minuman yang mengandung asam
Minuman dan makanan asam bisa mengiritasi setiap luka di mulut anda. Ini bisa mendorong bakteri untuk bekembang biak lebih pesat di sekitar kawat gigi.
Maka dari itu, kurangilah makanan serta minuman asam seperti buah jeruk dan stroberi atau sari jeruk nipis setelah mengencangkan kawat di dokter gigi.
4. Minum obat pereda nyeri
Bila rasa nyeri sudah tidak bisa ditahan lagi, minumlah obat pereda nyeri. Anda bisa coba minum obat pereda nyeri satu jam sebelum anda mengencangkan kawat gigi di dokter.
Ini akan mengurangi rasa ngilu dan tidak nyaman yang anda rasakan nantinya setelah behel dikencangkan.
Obat pereda nyeri biasanya dijual bebas di apotek, tetapi pastikan untuk mengikuti aturan pakai pada label obat tersebut. Tidak disarankan untuk minum pereda nyeri dalam jangka panjang karena penggunaan berlebihan bisa membahayakan.
5. Kumur air garam
Kawat gigi biasanya menyebabkan luka pada pipi bagian dalam, bibir, dan juga gusi. Ini yang membuat anda semakin tidak nyaman. Untuk meredamnya, anda bisa kumur mulut dengan air garam untuk menenangkan mulut yang sedang terasa nyeri.
Air garam dapat melegakan mulut dan mengobati semua luka yang mungkin terjadi akibat kawat gigi menggesek bagian dalam pipi.
Caranya sangat mudah, yaitu dengan campurkan satu sendok teh garam dengan segelas air hangat sampai larut.
Lalu kumur dengan larutan ini. Anda bisa berkumur beberapa kali dalam sehari, selanjutnya kumur dengan air biasa. Ingat, jangan sampai menelan airnya.
6. Kompres air hangat
Kompres bagian yang sakit dengan kain yang sudah dibasahi dengan air panas. Tempelkan ke bagian pipi, dagu, atau rahang yang terasa sakit.
Kompres dan tekan dengan perlahan. Kompres hangat selama beberapa menit hingga rasa sakitnya bisa sedikit berkurang.
7. Mintalah saran tambahan mengenai cara meredakan nyeri
Dokter anda mungkin dapat menyarankan metode meredakan nyeri yang sesuai dengan kondisimu. Tidak ada salahnya juga loh meminta saran dari dokter langsung. Jadi kamu bisa mengatasi andaikata merasakan sakit saat baru pasang behel.
Nah ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi kamu sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Klinik gigi, ya FDC.
Sumber Referensi:
- https://id.wikihow.com/Meredakan-Nyeri-Akibat-Kawat-Gigi
- https://hellosehat.com/hidup-sehat/gigi-mulut/mengatasi-sakit-akibat-behel-gigi/
© 2026 FDC Dental Clinic
