Informasi

12 November 2024

Perbedaan Gigi Susu dan Gigi Permanen

By drg. Anjasari Evanata

3.249

image-

Salah satu perbedaan gigi susu dan gigi permanen yang paling mencolok adalah waktu tumbuhnya. Gigi susu adalah gigi yang pertama kali muncul saat kecil, yang biasanya mulai terlihat saat anak berusia 6 bulan. Seiring waktu, masing-masing gigi susu akan tanggal alami dan tergantikan dengan gigi dewasa.

Pertumbuhan kedua jenis gigi ini sangat penting bagi setiap anak, sebab adanya gigi dapat membantu proses pengunyahan, makan, dan berbicara. Jika proses makan lancar, maka kebutuhan gizi dan nutrisi juga akan terpenuhi, yang dapat mendukung tumbuh kembangnya.

Waktu Pertumbuhan dan Pergantian Gigi

  • Gigi Susu

Gigi susu seri bagian tengah rahang bawah akan mulai tumbuh saat anak usia 6 sampai 10 bulan. Seri bagian rahang atas akan tumbuh pada usia 8 sampai 12 bulan. Seri samping bawah tumbuh pada usia 10 sampai 16 bulan, dan seri samping rahang atas mulai tampak di usia 9 sampai 13 bulan.

  • Gigi Permanen

Ketika usia anak 5 atau 6 tahun, biasanya gigi susu copot satu per satu dan digantikan dengan gigi dewasa atau permanen. Pada masa ini, rongga mulut si Kecil akan berisi campuran gigi susu dan dewasa. Seluruh gigi permanen biasanya sudah lengkap di usia 12 atau 13 tahun. 

  • Tahapan Perkembangan Gigi Anak

Pertumbuhan gigi sudah dimulai sejak masih di dalam kandungan. Namun biasanya, gigi janin belum terlihat atau masih tersembunyi di bagian dalam gusi. Adapun tahap perkembangan gigi anak adalah:

  1. 4-7 bulan: gigi di dalam gusi mulai muncul ke permukaan, yang ditandai dengan gusi kemerahan dan bengkak. 
  2. 6–10 bulan: gigi seri depan bagian bawah dan atas.
  3. 9-10 bulan: gigi seri samping atas dan bawah.
  4. 13-19 bulan: gigi premolar akan tumbuh pertama kali di bagian rahang bawah dan atas, yang ditandai dengan peningkatan produksi air liur.
  5. 17-23 bulan: gigi taring atas dan bawah mulai muncul, yang menandakan bahwa si Kecil siap untuk mengkonsumsi makanan padat.
  6. 23-33 bulan: gigi geraham kedua mulai muncul di pangkal gusi atas dan bawah.
  7. 2-3 tahun: jumlah gigi susu sudah lengkap (20 buah di rahang atas dan bawah), dan akan bertahan hingga usia 6-7 tahun sebelum akhirnya tanggal dan tergantikan dengan gigi permanen.

Perbedaan Fisik antara Gigi Susu dan Gigi Permanen

  • Ukuran dan Bentuk

Ukuran dan bentuk gigi susu lebih kecil dari gigi permanen, dan untuk gigi permanen bagian depan biasanya memiliki mamelon (tonjolan kecil yang akan hilang sendiri).

  • Warna 

Warna gigi susu lebih putih dan akar gigi susu cenderung lebih pendek serta tipis. Sementara pada gigi permanen, lapisan enamel lebih tebal sehingga warna gigi terlihat lebih kekuningan. Namun akar gigi permanen lebih panjang sehingga gigi lebih kokoh.

  • Ketebalan Enamel dan Dentin

Perbedaan gigi susu dan gigi permanen lainnya adalah lapisan enamel pada gigi susu lebih tipis dibanding gigi permanen. Enamel sendiri adalah lapisan pelindung gigi paling luar yang berfungsi untuk melindungi jaringan vital yang terdapat di dalam gigi. 

Sedangkan dentin adalah lapisan di bawah enamel yang lebih sensitif. Lapisan dentin pada gigi permanen lebih tebal dibanding gigi susu, sehingga lebih kuat.

Fungsi dan Peran Masing-masing Gigi

  • Gigi Susu

Selain fungsi estetis, gigi susu juga berperan dalam proses mengunyah. Jika gigi susu tidak dirawat dengan baik dan menyebabkan kerusakan seperti berlubang, maka anak akan kesakitan dan enggan makan. Hasilnya, anak kekurangan nutrisi dan mempengaruhi tumbuh kembangnya secara keseluruhan.

  • Gigi Permanen

Gigi dewasa berperan dalam proses mencerna makanan di mulut, mulai dari menggigit, mengunyah, hingga menghaluskan. Gigi dewasa juga berperan dalam membantu kejelasan dan kelancaran berbicara. 

  • Gigi Susu Menjaga Ruang Gigi Permanen

Fungsi penting lain dari gigi susu adalah menjaga ruang bagi gigi permanen. Dapat dikatakan bahwa gigi susu merupakan alat penahan ruang untuk agar gusi yang menjadi tempat tumbuhnya gigi permanen tetap terbuka. 

Perbedaan dalam Perawatan dan Kesehatan Gigi

Dalam hal kesehatan, gigi susu cenderung mudah mengalami kerusakan seperti karies atau gigi berlubang, yang disebabkan oleh tipisnya lapisan dentin dan enamel tadi. Hal inilah yang membuat perawatan gigi susu lebih menantang dibanding gigi permanen.

Perawatan Gigi Susu

  • Hindarkan anak dari kebiasaan minum susu sambil tiduran, karena kadar gula yang menggenang di dalam mulut dalam waktu lama dapat menyebabkan karies.
  • Ajarkan anak kebiasaan sikat gigi 2x sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur malam) dengan jenis pasta gigi sesuai usia anak. 
  • Selalu dampingi anak saat masih di tahap belajar menyikat gigi untuk memastikan kebersihannya.
  • Hindarkan anak dari makanan manis seperti permen, kue, jus buah kemasan, dan soda. Perbanyak buah dan sayur alami.
  • Ajak si kecil ke dokter gigi secara rutin (1x dalam 6 bulan) untuk memeriksa kondisi gigi dan mencegah kerusakan.

Perawatan Gigi Permanen

Selain sejumlah hal di atas, gigi permanen membutuhkan perawatan ekstra seperti penggunaan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi dan obat kumur untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Kemudian untuk plak dan karang gigi bisa dibersihkan dengan alat khusus di dokter gigi.

Tantangan Kesehatan

  • Gigi susu: gigi patah, karies, gigi berlubang, sariawan, dan infeksi gusi.
  • Gigi permanen: gusi berdarah, sariawan, abrasi, lubang besar di gigi, kanker mulut, tumor mulut, periodontitis, cedera olahraga, gigi tanggal karena kecelakaan, gigi permanen tidak tumbuh lagi jika sudah tanggal.

Pentingnya Perawatan Gigi Sejak Dini

Mengajarkan dan membiasakan anak untuk menjaga kesehatan gigi sejak dini akan berdampak besar pada kondisi gigi permanen. 

Jika gigi susu mengalami masalah seperti gigi berlubang sampai akar, maka gigi permanen bisa mengalami berbagai gangguan. Terapkan berbagai tips perawatan gigi atas, mulai dari kebiasaan menyikat gigi 2x sehari hingga rutin mengunjungi dokter gigi per 6 bulan sekali.

Kesimpulan

Perbedaan gigi susu dan gigi permanen mencakup bentuk dan warna, fungsi, ketebalan enamel dan dentin, hingga cara perawatan. Memahami berbagai perbedaan ini akan mempermudah memilih jenis perawatan agar hasilnya lebih optimal. 

Kunjungi FDC Dental Clinic terdekat untuk mengecek perkembangan gigi anak, melakukan perawatan pembersihan gigi seperti scaling, atau melakukan pengobatan jika ada masalah pada gigi dan mulut.

© 2026 FDC Dental Clinic