Cabut Gigi
21 November 2024
Perawatan dan Proses Penyembuhan Setelah Cabut Gigi
By drg. Anjasari Evanata
15.028
Sangat penting untuk mengetahui perawatan dan proses penyembuhan setelah cabut gigi guna mencegah tanda-tanda komplikasi. Cabut gigi sendiri merupakan prosedur medis yang biasanya dilakukan pada gigi yang rusak parah atau bahkan telah mati.
Jika dibiarkan, gigi tersebut dapat membusuk hingga akar dan menyebabkan berbagai penyakit, seperti masalah pada gusi hingga bakteri yang tumbuh dan menginfeksi gigi lain yang masih sehat. Pada sebagian kasus gigi patah karena benturan dan gigi berlubang juga membutuhkan prosedur cabut gigi.
Perawatan Segera Setelah Cabut Gigi
Pada sebagian besar kasus, cabut gigi akan meninggalkan rasa sakit yang bisa pulih sendiri dalam beberapa hari. Biasanya dokter akan meresepkan obat yang dapat mengurangi rasa sakit tersebut. Namun selain obat, sejumlah perawatan berikut bisa dilakukan untuk membuat rasa sakit lebih cepat hilang:
- Kompres Dingin
Pembengkakan pasca cabut gigi merupakan kondisi yang umum terjadi. Tak perlu panik, Anda bisa mengatasinya dengan kompres air dingin pada bagian pipi yang dekat dengan lokasi pencabutan gigi.
Pastikan untuk tidak menggunakan air dengan suhu yang tidak terlalu dingin, dan gunakan kain bersih lembut. Lakukan kompres berulang dengan durasi 5-10 menit sampai pembengkakan berkurang atau sudah merasa lebih nyaman.
- Istirahat
Disarankan untuk terlebih dulu beristirahat setidaknya dalam 24 jam pertama setelah cabut gigi. Tidak harus bed rest, namun sebaiknya hindari aktivitas-aktivitas berat seperti gym, lari, berenang, hiking, bersepeda, mengangkat barang berat, dan sejenisnya.
Istirahat yang cukup akan membantu mempercepat perawatan dan proses penyembuhan setelah cabut gigi, serta mencegah komplikasi. Kegiatan yang bisa dilakukan adalah bersantai sambil duduk atau rebahan. Hindari tidur terlentang tanpa menopang kepala dengan bantal karena bisa memicu pendarahan.
- Hati-hati Saat Mengunyah
Hindari untuk mengunyah makanan pada area bekas cabutan gigi. Sebaiknya, gunakan sisi mulut lain agar proses mengunyah tidak menimbulkan iritasi. Jika gigi yang dicabut berada di bagian dalam sebelah kanan misal, maka gunakan barisan gigi kiri untuk mengunyah makanan.
Pengelolaan Nyeri dan Pembengkakan
Meskipun rasa nyeri dan pembengkakan merupakan hal yang umum terjadi pasca cabut gigi, namun kondisi ini tentunya membuat rasa tidak nyaman dan bahkan mengurangi fungsi mulut dalam hal berbicara dan makan. Jangan khawatir, Anda bisa mengatasinya dengan dua cara berikut:
- Obat Pereda Nyeri
Saat kembali ke rumah setelah selesai cabut gigi, disarankan untuk segera minum obat apotik penghilang rasa nyeri atau pun yang diberikan oleh dokter seperti paracetamol, ibuprofen, atau obat kombinasi dengan kandungan codeine.
Disarankan tidak menunggu rasa sakit muncul untuk meminum obat ini. Jika dokter juga memberikan antibiotik, maka habiskan seluruhnya dengan takaran sesuai petunjuk.
Penggunaan antibiotik pada masa perawatan dan proses penyembuhan setelah cabut gigi adalah membantu mencegah munculnya bakteri yang bisa menyebabkan infeksi. Biasanya antibiotik perlu dikonsumsi 5-7 hari pasca pencabutan gigi, seperti doxycycline, amoxicillin,tetracycline, dan spiramycin.
- Kompres Dingin dan Hangat
Penggunaan kompres air dingin dan hangat dalam 24 jam pertama setelah cabut gigi terbukti efektif dalam mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan. Gunakan kompres dingin terlebih dahulu, baru setelahnya air hangat atau suam-suam kuku.
Perawatan Mulut
Berikut sejumlah pantangan setelah cabut gigi dan perawatan mulut yang tepat agar tidak terjadi pendarahan:
- Tidak Berkumur Kuat-kuat
Hindari berkumur dalam 24 jam pertama pasca cabut gigi, terutama jika masih terjadi pendarahan. Hindari juga untuk meludah dengan kencang dan menyentuh bekas cabutan dengan lidah, jari, atau benda lainnya. Setelah 24 jam pertama, Anda bisa berkumur setiap habis makan.
Gunakan larutan air garam dengan takaran 1 sdt garam dan 1 cangkir air hangat sebagai pembersih mulut dan antibakteri alami. Berkumurlah dengan lembut agar tidak melonggarkan bekuan darah dan memicu pendarahan.
- Menggosok Gigi dengan Lembut
Tetap jaga kesehatan mulut dan gigi dengan menggosok gigi 2x sehari, namun hindari area bekas luka dan pastikan untuk menyikat dengan sangat lembut menggunakan sikat berbulu halus.
Bisa terlebih dulu membasahi sikat dengan air (bisa hangat) agar sikat tidak terlalu kaku dan melukai gusi. Terapkan metode gosok gigi ini selama 3-4 hari ke depan, atau sesuaikan dengan kondisi masing-masing.
Makanan dan Minuman
- Makanan lembut: pilih makanan dengan tekstur sangat lembut selama 1-2 hari pasca cabut gigi, seperti yogurt, smoothies, puding, milkshake buah, sup, dan kentang tumbuk.
- Pedas dan panas: hindari makanan panas, pedas, dan bertekstur terlalu keras karena dapat mengiritasi luka bekas cabutan gigi. Contohnya bakso, ceker pedas, soto daging, dll.
- Hindari sedotan: hindari minuman panas seperti teh dan kopi. Bisa memilih minuman dingin seperti ice cream karena dapat membantu mempercepat pembekuan darah, namun jangan makan es batu karena bisa melukai gigi dan gusi. Hindari juga penggunaan sedotan karena bisa memicu pendarahan.
Tanda-Tanda Komplikasi
- Gejala Infeksi
Nyeri dan bengkak yang berlebih bisa menjadi salah satu ciri infeksi, yang bisa juga disertai dengan demam dan munculnya nanah jika terlambat ditangani.
- Dry Socket
Dry socket adalah rasa nyeri hebat yang muncul setelah pencabutan gigi dan tidak kunjung hilang dalam beberapa hari. Kondisi ini menunjukkan adanya kegagalan dalam pembekuan darah bekas luka pencabutan.
- Konsultasi dengan Dokter
Segera datang ke FDC Dental Clinic terdekat untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut jika mengalami salah satu gejala komplikasi di atas. Dokter akan memberikan penanganan yang tepat guna mencegah kondisi yang lebih serius.
Kesimpulan
Perawatan dan proses penyembuhan setelah cabut gigi mencakup penggunaan obat pereda nyeri, kompres dingin/hangat, istirahat cukup, hindari aktivitas berat dan berkumur dengan kuat, serta pilih makanan bertekstur halus yang tidak pedas. Segera pergi ke dokter jika mengalami gejala komplikasi.
© 2026 FDC Dental Clinic
