Informasi
28 Oktober 2024
Penyebab Bau Mulut dan Cara Mengatasinya
By drg. Ellora Gavrila
3.926
Bau mulut atau secara medis dikenal dengan istilah halitosis adalah kondisi mulut dengan aroma tidak sedap. Sebenarnya, halitosis termasuk kondisi wajar dan tidak membahayakan bagi kesehatan.
Namun, aroma tidak sedap dari mulut atau napas tentu akan mengundang rasa tidak nyaman terutama pada lawan bicara. Inilah mengapa menjaga kebersihan mulut sangat penting bagi setiap orang.
Penyebab Bau Mulut
- Kebersihan Mulut yang Buruk
Jarang menyikat gigi merupakan faktor utama dari aroma mulut tidak sedap, terutama pada pengguna kawat gigi dan gigi palsu.
Setiap kali selesai makan, sebenarnya sisa-sisa makanan masih ada di dalam mulut, dan jika tidak dibersihkan dengan cara disikat maka akan membentuk plak serta bakteri yang lama kelamaan akan menimbulkan aroma tidak sedap.
- Makanan Tertentu
Makanan dengan aroma yang kuat dapat memicu aroma mulut tidak sedap, seperti aneka jenis bawang, ikan asin, petai, jengkol, petis, durian, dan makanan pedas.
Zat berbau yang terkandung di dalam makanan-makanan tersebut akan terserap ke dalam saluran pencernaan, kemudian masuk ke dalam aliran darah, dan pada akhirnya akan keluar bersama napas.
- Mulut Kering
Air liur sangat membantu dalam menjaga membersihkan mulut dari sisa makanan dan bakteri. Saat produksi air liur berkurang atau kondisi mulut kering, maka sisa makanan dan bakteri akan menumpuk sehingga menimbulkan bau mulut.
- Penyakit Gusi
Penyakit gusi (periodontal) adalah kondisi saat gusi sedang mengalami infeksi dan bisa menyebar hingga tulang rahang. Penyebab paling umum adalah komplikasi dari radang gusi (gingivitis) yang kurang mendapat penanganan atau terlambat diobati.
Periodontal sendiri biasanya terjadi karena adanya penumpukan plak yang membuat rusak jaringan di sekitar gigi dan gusi.
- Merokok dan Penggunaan Produk Tembakau
Rokok dan produk yang mengandung tembakau dapat membuat mulut kering sehingga lebih mudah untuk berbau tidak sedap. Selain itu, tembakau juga mengandung zat-zat yang akan tertinggal di mulut sehingga membuat warna gigi lebih cepat kuning.
- Kondisi Medis
Aroma mulut tidak sedap bisa menjadi tanda penyakit, seperti penderita diabetes, sinusitis, dan penyakit lambung yang sudah parah (GERD).
- Obat-obatan
Jenis obat tertentu memiliki efek samping membuat mulut kering dan memicu bau mulut, seperti obat golongan diuretik, antihistamin, dan antidepresan.
Gejala Bau Mulut
- Bau Tidak Sedap dari Mulut
Aroma tidak sedap yang keluar dari mulut bisa berbeda levelnya tergantung penyebabnya. Cara termudah untuk mengetahui apakah seseorang mengidap halitosis adalah dengan bertanya langsung kepada orang terdekat.
Namun jika merasa malu atau tidak enak, maka bisa mengukur sendiri dengan sedikit menjilat pergelangan tangan dan diamkan hingga kering. Jika tercium aroma tidak enak, ada kemungkinan mengalami halitosis.
- Rasa Tidak Enak di Mulut
Selain aroma mulut tercium dari jauh, halitosis juga bisa ditandai dengan rasa tidak enak pada mulut seperti pahit, asam, logam, atau rasa aneh yang tidak familiar dan bukan merupakan efek dari makanan atau minuman.
- Mulut Kering
Mulut kering menjadi salah satu gejala tambahan dari kondisi halitosis. Adapun kondisi mulut kering bisa disebabkan oleh efek samping obat diuretik, adanya masalah pada kelenjar air liur, atau kebiasaan tidur dengan mulut terbuka.
- Lapisan pada Lidah
Jika lapisan atas lidah berwarna putih atau bahkan kekuningan, maka hal ini menjadi indikasi dari adanya penumpukan bakteri. Jika terus dibiarkan, maka akan memicu aroma tidak sedap.
Cara Mengatasi Bau Mulut
Seseorang dengan halitosis tentu akan merasa minder, menurunkan rasa percaya diri, dan bahkan bisa mempengaruhi mental. Inilah sejumlah cara menghilangkan bau mulut:
- Menjaga Kebersihan Mulut
Rutin menyikat gigi 2x sehari merupakan upaya terbaik dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Waktu terbaik adalah sebelum tidur malam dan setelah sarapan.
Namun, jangan langsung menyikat gigi sesaat setelah makan (sebab kondisi mulut masih asam dan bisa merusak enamel gigi). Berikan jeda 30-60 menit setelah makan. Bisa juga didukung dengan penggunaan benang gigi untuk membersihkan sela gigi dari sisa-sisa makanan.
- Membersihkan Lidah
Tak hanya gigi, namun kebersihan lidah juga harus sangat diperhatikan agar tidak menyebabkan bau mulut. Caranya dengan rajin menyikat atau menggunakan alat pembersih khusus lidah. Indikasi lidah bersih adalah tidak berwarna putih.
- Obat Kumur
Obat kumur dapat memberikan sensasi segar pada mulut, membuat nafas lebih segar, sekaligus membantu melawan bakteri pada mulut.
- Menghindari Makanan Pemicu
Hindari makanan-makanan dengan aroma tajam, atau konsumsi dalam jumlah sedikit untuk menghindari aroma tidak sedap pada mulut.
- Permen Karet
Saat mulut kering, mengunyah permen karet dapat menstimulasi produksi saliva. Sebaiknya pilih permen bebas gula.
- Hidrasi yang Cukup
Hidrasi tubuh dapat membantu menjaga kelembaban mulut yang merupakan salah satu upaya untuk mencegah mulut kering.
- Konsultasi dengan Dokter
Jika mengalami masalah mulut yang persisten sampai menimbulkan aroma tidak sedap, segera konsultasikan dengan dokter gigi FDC untuk mendapat penanganan yang tepat.
Pencegahan Bau Mulut
- Pola makan sehat: makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat mempengaruhi kesehatan termasuk pada mulut. Jadi, perhatikan apa yang dikonsumsi dan terapkan diet seimbang.
- Hindari tembakau: stop rokok dan produk dengan kandungan tembakau jika tidak ingin mengalami masalah mulut mulai dari penumpukan plak dan bakteri hingga bau mulut busuk.
- Perawatan gigi rutin: cek kesehatan gigi dan mulut secara rutin atau untuk melakukan pembersihan karang gigi guna terhindar dari halitosis. Disarankan per 6 bulan sekali.
- Mengelola kondisi medis yang mendasari: jika penyebab dari bau adalah penyakit, seperti GERD atau diabetes, maka tangani hal ini secara tepat sesuai dengan arahan dokter.
Kesimpulan
Sangat penting untuk mengetahui berbagai penyebab bau mulut agar bisa menghindarinya. Namun jika sudah terjadi, segera lakukan tindakan untuk mengatasi bau mulai dari menjaga kebersihan mulut hingga rutin memeriksakan diri ke dokter gigi.
Mulut yang sehat dapat mempengaruhi kesehatan badan secara keseluruhan, jadi pastikan untuk menjaga kebersihannya.
© 2026 FDC Dental Clinic
