Cabut Gigi

2 November 2024

Odontektomi: Definisi, Proses, Risiko, dan Perawatan

By drg. Ellora Gavrila

25.156

image-

Odontektomi adalah operasi pencabutan gigi yang terkena impaksi, biasanya pada gigi bungsu yang terletak di bagian paling belakang atau pada geraham ketiga. Impaksi sendiri adalah kondisi gigi bungsu yang tidak tumbuh sempurna, melainkan sebagian ke dalam atau keluar dari gusi.

Sementara gigi bungsu adalah gigi yang tumbuh setelah masa anak-anak, biasanya pada rentang usia 17 hingga 21 tahun. Jika tidak dilakukan Tindakan dicabut, gigi jenis ini bisa menyebabkan infeksi atau masalah gusi yang dapat menjalar ke bagian gigi lainnya.

Bagaimana Proses Odontektomi? 

Operasi gigi bungsu biasanya membutuhkan waktu 45 menit, dan inilah sejumlah prosedurnya:

  • Persiapan Sebelum Prosedur

Pasien akan diberikan sedasi agar merasa lebih rileks saat operasi berlangsung dan tidak mengingat prosesnya. Jenisnya bisa berupa nitrous oxide yang diberikan lewat selang hidung, atau intravena (IV) yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah di lengan.

Selanjutnya, anestesi akan diberikan hanya pada area gigi yang akan dicabut dan jaringan di sekitarnya. Tujuannya adalah membuat mati rasa atau agar tidak merasa sakit saat pencabutan gigi.

  • Prosedur Pencabutan

Setelah persiapan selesai, prosedur odontektomi akan diawali dengan pengangkatan area yang menutupi gigi bungsu, yakni jaringan gusi. 

Tindakan pencabutan tulang akan dilakukan jika gigi bungsu yang mengalami impaksi tertutup sebagian atau seluruhnya dengan tulang. Tulang tersebut akan dibor dengan handpiece berkecepatan tinggi, kemudian dibuang.

Setelah gigi bungsu yang impaksi terlihat, maka berbagai alat bedah akan digunakan untuk melepaskan jaringan-jaringan yang ada pada soket gigi. 

Dokter mungkin akan memotong satu buah gigi menjadi beberapa bagian agar lebih mudah untuk dilepaskan dari gusi.

Setelah jaringan-jaringan di sekitar gigi terbuka, dokter akan mencabut gigi bungsu menggunakan alat khusus.

  • Setelah Prosedur

Setelah prosedur odontektomi selesai, dokter akan menambahkan jahitan pada area luka terbuka agar tidak terjadi pendarahan lebih lanjut sekaligus mempercepat proses penyembuhan.

Mengapa Odontektomi Diperlukan?

  • Gigi Bungsu yang Tertanam

Gigi bungsu yang terjebak di dalam gusi dapat menyebabkan masalah seperti rasa nyeri, peradangan, pembengkakan, demam, dan komplikasi kesehatan lainnya. Kondisi ini harus diberi penanganan yang tepat dengan operasi agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

  • Infeksi atau Kerusakan Gigi

Selain karena pertumbuhan alami yang tidak normal, operasi pencabutan gigi juga dapat dilakukan akibat sakit gigi. Namun bukan sakit biasa, gigi yang sudah terinfeksi dan mengalami kerusakan parah atau bisa dibilang mati dapat membahayakan kesehatan gigi lainnya. Inilah mengapa sebaiknya dicabut.

  • Masalah dengan Posisi Gigi

Pada sebagian kasus, posisi gigi yang tidak rapi bukan hanya kurang menarik secara visual namun juga ada resiko menyebabkan penyakit. Umumnya, jumlah gigi pada orang dewasa adalah 32 buah, yang terdiri dari 16 pada rahang atas dan 16 pada rahang bawah. 

Namun pada beberapa orang, jumlah giginya bisa lebih banyak. Akibatnya, sebagian gigi tidak tumbuh memiliki cukup tempat untuk tumbuh normal. Kondisi ini mungkin menyebabkan kesulitan menggigit, berbicara, atau mengunyah. Maka, prosedur odontektomi dapat dilakukan.

Apa Risiko dan Efek Sampingnya? 

  • Komplikasi Setelah Prosedur

Resiko nyeri merupakan yang paling umum atau terbilang normal, sebab memang ada luka atau pembedahan. Namun, nyeri juga dapat timbul akibat peradangan. Guna mengatasi efek samping ini, pastikan untuk rutin dan menghabiskan obat pereda nyeri dari dokter.

Resiko odontektomi lain yang juga terbilang normal adalah edema (pembengkakan), yang akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Biasanya, puncak edema terjadi pada hari ke-2 pasca operasi, dan sudah membaik di hari ke-5 atau 7. Jika lebih dari ini, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Edema sendiri dapat menyebabkan trismus (sulit membuka mulut secara lebar) akibat perubahan jaringan di sekitar otot kunyah. Mulut akan terasa kaku dan sulit dibuka, sehingga Anda juga akan kesulitan untuk makan dengan normal.

  • Masalah Jangka Panjang

Operasi cabut gigi impaksi juga memiliki resiko jangka panjang seperti dry socket atau kerusakan saraf. Kondisi ini disebabkan oleh luka yang tidak kunjung menutup atau mengering dan menimbulkan sensasi ngilu hebat. Namun, efek samping ini tidak akan terjadi jika Anda mengikuti seluruh instruksi dari dokter.

Bagaimana Perawatan Setelah Odontektomi?

  • Mengatasi Nyeri dan Pembengkakan

Gunakan kompres air dingin untuk mengatasi rasa nyeri dan pembengkakan pasca operasi. Jika tidak kunjung membaik, maka bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri secara teratur.

  • Menjaga Kebersihan Mulut

Bukan dihindari namun menjaga kebersihan mulut dan gigi pasca operasi justru sangat penting. Jika tidak, sisa makanan akan menumpuk dan menyebabkan bakteri serta infeksi. 

Pada hari pertama pasca operasi, bisa berkumur air garam hangat untuk mengurangi pembengkakan, membersihkan sisa makanan di gigi, sekaligus sebagai obat antibakteri alami. 

Pada hari berikutnya barulah bisa menyikat gigi secara perlahan dengan gerakan memutar dan pilih sikat berbulu lembut. Pastikan ujung sikat gigi tidak mengenai bekas operasi.  

  • Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari

Makanan lunak seperti bubur dapat dikonsumsi pasca operasi. Hindari makanan bertekstur keras seperti kacang-kacangan dan makanan manis seperti coklat. Hindari juga biji-bijian, daging, dan makanan alot serta panas.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Saat terjadi tanda-tanda komplikasi seperti ngilu / nyeri, demam, pendarahan, pembengkakan yang tak kunjung sembuh, dan peradangan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter gigi.

Lakukan kontrol rutin seminggu sekali atau saat obat sudah habis namun berbagai gejala di atas tak kunjung membaik. Dokter akan melakukan evaluasi guna mencegah kondisi yang lebih buruk.

Kesimpulannya, odontektomi adalah operasi pencabutan gigi bungsu yang tidak tumbuh secara normal. Efek sampingnya mulai dari pembengkakan dan rasa nyeri hingga dry socket. 

Namun jangan khawatir, berbagai efek samping ini akan segera hilang selama Anda mengikuti instruksi dokter. Pilihlah dokter gigi ahli dari FDC Dental Clinic untuk melakukan konsultasi dan operasi pencabutan gigi bungsu secara aman dan nyaman.

© 2026 FDC Dental Clinic