Informasi

10 November 2024

Kuretase Gigi: Manfaat, Prosedur, dan Efek Samping

By drg. Anjasari Evanata

3.928

image-

Menjaga kebersihan mulut dengan gosok gigi saja rupanya belum cukup. Perawatan pembersihan profesional seperti kuretase gigi juga diperlukan untuk membersihkan area yang tidak bisa dijangkau dengan sikat gigi biasa, seperti sela gigi dan akar.

Kuretase gigi atau disebut juga dengan dental curettage merupakan metode pembersihan plak dan tartar (karang gigi) yang ada di bagian akar gigi dan jaringan lain di sekitarnya. Metode ini juga dapat membantu membersihkan jaringan atau kantong gusi yang terkena infeksi.

Tujuan dan Manfaat Kuretase Gigi

Dokter akan menggunakan alat khusus bernama kuret untuk melakukan metode kuretase, yang biasanya terbuat dari bahan stainless steel. 

Alat ini memiliki karakteristik bentuk melengkung di bagian ujung yang berguna untuk membersihkan dan mengikis area tertentu seperti bagian akar yang ada di bawah gusi. Beberapa manfaat dari kuretase gigi adalah:

  • Pengurangan Peradangan Gusi

Sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan benar akan menumpuk pada permukaan gigi dan membentuk plak. Seiring waktu, plak semakin mengeras dan membentuk tartar (karang gigi), yang juga bisa berisi jutaan bakteri. 

Jika karang gigi dan plak tidak dibersihkan secara rutin, maka dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan bahkan memicu peradangan.  Bahkan, tartar yang masuk hingga bagian kantong gusi dapat merusak akar gigi. Penangananya adalah dengan dental curettage.

  • Pencegahan Penyakit Gusi

Karang gigi yang terus menumpuk hingga bagian kantong gusi dapat membuat kantong semakin dalam dan menyebabkan penyakit gusi seperti periodontitis. 

Selain karang, kantong ini juga berisi kuman dan kotoran yang harus segera dihilangkan agar tidak semakin meluas dan merusak gigi lain yang masih sehat. Cara membersihkannya adalah dengan dental curettage. 

Biasanya, metode pembersihan ini akan dilakukan jika kedalaman kantong periodontal sudah mencapai 3–5 mm atau bahkan lebih. Kenali sejumlah gejala berikut untuk mengetahui penyakit periodontitis:

  1. Gusi kemerahan dan bengkak.
  2. Gusi mudah berdarah saat makan atau menggosok gigi.
  3. Gigi terasa longgar atau lebih menyusut dari biasanya.
  4. Keluar nanah dari gusi dan sela gigi.
  5. Bau mulut.
  6. Gigi goyang atau tanggal.
  • Peningkatan Kesehatan Mulut

Manfaat lain dari kuretase gigi juga dapat dirasakan dalam jangka panjang, yaitu membantu meningkatkan kesehatan mulut yang berarti juga mendukung kestabilan gigi. Jika gigi selalu dalam kondisi baik, sudah tentu akan menurunkan resiko terkena penyakit gigi atau gusi.

  • Menghilangkan Bau Mulut

Penumpukan plak dan terjadinya infeksi dapat menyebabkan aroma mulut tidak sedap, yang biasanya akan berdampak pada menurunnya rasa percaya diri. Namun dengan tindakan kuretase, masalah ini dapat segera diatasi.

Prosedur Kuretase Gigi

  • Pemeriksaan Awal

Tidak langsung dilakukan begitu saja, namun dokter akan terlebih dahulu memeriksa kondisi gigi dan mulut. Selanjutnya dokter akan membuat diagnosis dan menentukan apakah perlu dilakukan kuretase atau tindakan lainnya, seperti scaling (pembersihan karang gigi).

  • Anestesi Lokal

Jika hasil pemeriksaan memang membutuhkan kuretase, maka prosesnya diawali dengan pemberian anestesi lokal untuk membuat area yang dibersihkan mati rasa. Jadi nantinya, pasien tidak akan merasa kesakitan selama prosedur kuretase dilakukan.

  • Pembersihan Kantong Gusi

Selanjutnya, dokter akan menggunakan kuret gigi untuk membersihkan bagian kantong gusi dari kotoran, plak, karang gigi, dan jaringan yang rusak akibat infeksi. Penampakan dari jaringan rusak ini mirip seperti gumpalan darah, yang akan terus dihilangkan sampai benar-benar bersih.

  • Penghalusan Akar Gigi (Root Planing)

Setelah pembersihan, dokter akan melakukan penghalusan akar gigi agar penumpukan plak tidak berlanjut. Begitu juga jika sebelumnya terjadi infeksi, maka root planing akan mencegah penyebarannya.

Pada beberapa kasus yang berat, dokter akan melakukan penjahitan setelah metode kuretase selesai dilakukan. Penggunaan periodontal pack mungkin dilakukan untuk mencegah gusi terkontaminasi kuman atau sisa makanan.

Efek Samping dan Komplikasi

Proses penyembuhan pasca kuretase biasanya membutuhkan sekitar 14 hari. Adapun efek samping dan komplikasi yang mungkin ditimbulkan adalah berikut ini:

  • Nyeri dan Ketidaknyamanan

Setelah prosedur kuretase dan efek dari anestesi hilang, pasien akan merasakan nyeri dan ketidaknyamanan. Kondisi ini terbilang wajar dan biasanya akan membaik dalam beberapa hari. Efek samping ini dapat diatasi dengan kompres air hangat.

  • Pembengkakan

Pada sebagian kasus, rasa nyeri bisa disertai dengan pembengkakan pada area gigi dan gusi yang baru saja di kuretase. Guna mengatasi hal ini, biasanya dokter akan menyertakan obat pereda nyeri. Jika tidak mendapatkannya, maka bisa membeli di apotik dengan resep dokter. 

  • Pendarahan

Pendarahan ringan pasca kuretase merupakan kondisi normal. Namun jika pendarahan tidak berhenti dalam beberapa hari, atau terjadi pendarahan berlebih, segera kunjungi FDC Dental Clinic terdekat untuk mendapat pemeriksaan dan penanganan sebelum terjadi komplikasi.

  • Infeksi

Selalu pastikan kebersihan gigi dan mulut meskipun sedang mengalami sejumlah efek kuret gigi seperti di atas. Karena kurangnya menjaga kebersihan mulut dapat menyebabkan infeksi. 

Meski jarang terjadi, namun kondisi tertentu dapat menyebabkan infeksi yang ditandai dengan bau mulut, demam, dan pendarahan terus menerus.

Perawatan Setelah Kuretase Gigi

  • Menjaga kebersihan mulut: sikat gigi 2x sehari dengan gerakan perlahan agar tidak terjadi pendarahan pada bekas luka kuretase, dan gunakan benang gigi untuk membersihkan sela gigi.
  • Obat pereda nyeri: kurangi rasa nyeri dan pembengkakan dengan obat pereda nyeri yang diberikan atau diresepkan oleh dokter. Jangan asal minum obat tanpa konsultasi.
  • Menghindari makanan keras dan pedas: selama masa penyembuhan, hindari makanan pedas, bertekstur keras, dan bersuhu panas atau terlalu dingin untuk mencegah iritasi gusi.
  • Kontrol rutin: lakukan kontrol sesuai anjuran dokter untuk memantau progres penyembuhan dan memastikan tidak adanya komplikasi.

Kesimpulan

Kuretase gigi bermanfaat untuk membersihkan plak dan tartar, mengatasi peradangan gusi, mencegah atau mengobati periodontitis, dan meningkatkan kesehatan mulut. 

Agar mendapat hasil optimal, lakukan perawatan pasca kuretase dengan selalu menjaga kebersihan mulut, minum obat pereda nyeri, hindari makanan keras dan pedas, serta kontrol rutin.

© 2026 FDC Dental Clinic