Informasi
22 Oktober 2024
Jumlah Gigi Orang Dewasa dan Tips Merawatnya
By drg. Ellora Gavrila
7.866
Gigi merupakan bagian yang sangat penting pada manusia. Gigi berfungsi mengoyak, mengunyah, dan menghaluskan makanan. Mengetahui jumlah gigi yang lazim pada manusia sangat penting untuk memastikan bagian tubuh ini berfungsi normal. Lantas, berapa jumlah gigi orang dewasa?
Terdapat perbedaan jumlah gigi antara orang dewasa dan anak-anak. Umumnya anak-anak mempunyai 20 gigi susu, sedangkan orang dewasa mempunyai 32 gigi tetap. Jumlah ini mungkin berbeda pada setiap orang karena beberapa faktor.
Jumlah Gigi Orang Dewasa
Jumlah gigi pada orang dewasa adalah 32. Pergantian gigi dari gigi susu ke gigi tetap merupakan proses yang luar biasa dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Pada umumnya, gigi susu anak akan tanggal ketika anak berusia 12-14 tahun dan berganti menjadi gigi tetap.
Pada rentang usia ini, gigi anak masih berjumlah 20 buah. Seiring berjalannya waktu, jumlah gigi akan terus bertambah hingga mencapai 32 buah. Proses ini biasanya berlangsung antara usia 17-21 tahun atau bahkan lebih.
Ketika gigi sudah mencapai 28 buah, empat gigi terakhir akan tumbuh. Jenis gigi ini dikenal dengan sebutan gigi bungsu dan terletak pada barisan paling belakang. Empat gigi tambahan ini melengkapi jumlah gigi yang semula 28 menjadi 32.
Jenis-Jenis Gigi Orang Dewasa dan Fungsinya
Gigi terdiri dari beberapa jenis. Setiap jenis mempunyai letak, bentuk, dan fungsi yang berbeda. Berikut ini jenis-jenis gigi pada orang dewasa:
- Gigi Seri (8 gigi)
Gigi seri adalah jenis gigi yang berada pada tengah barisan sehingga paling mudah terlihat apabila berbicara atau tersenyum. Gigi seri berjumlah 8 yang terdiri dari 4 buah gigi pada rahang atas dan 4 buah gigi pada rahang bawah. Fungsi utama gigi seri adalah untuk memotong dan menggigit makanan.
- Gigi Taring (4 gigi)
Orang dewasa mempunyai 4 gigi taring yang terletak persis di sebelah kiri dan kanan gigi seri. Jenis gigi ini mempunyai bentuk sedikit runcing pada bagian ujung. Bentuk yang runcing tersebut memudahkan untuk mengoyak atau merobek makanan.
- Gigi Premolar (8 gigi)
Gigi premolar mungkin terdengar sedikit asing. Jenis gigi ini berada di antara gigi taring dan geraham. Berapa jumlah gigi orang dewasa untuk jenis ini? Terdapat 8 gigi premolar dengan 4 buah di rahang bawah dan 4 buah di rahang atas. Fungsi utamanya adalah untuk menggiling dan mengunyah makanan.
- Gigi Geraham (8 gigi)
Gigi geraham adalah jenis gigi yang berada di barisan belakang setelah gigi premolar. Geraham diketahui sebagai gigi yang paling kuat karena berfungsi untuk melumat dan menghaluskan makanan saat berada di mulut. Selain itu, jenis gigi ini juga berperan dalam proses menelan makanan.
Jumlah gigi geraham orang dewasa adalah 8 buah yang terdiri dari 4 geraham atas dan 4 geraham bawah. Gigi ini mempunyai ujung mahkota yang menyerupai bunga agar memudahkan mengunyah makanan.
- Gigi Bungsu (4 gigi)
Gigi yang paling terakhir tumbuh adalah gigi bungsu. Jenis gigi ini berjumlah 4 buah dengan 2 gigi berada di rahang atas dan 2 gigi di rahang bawah. Fungsi gigi bungsu sama dengan gigi geraham, yaitu untuk menggiling makanan hingga lembut. Gigi geraham bungsu akan tumbuh di rentang usia diatas 17 th.
Kendati demikian, tidak semua orang mempunyai gigi bungsu. Terkadang gigi bungsu tumbuh secara abnormal dengan posisi melintang. Kondisi medis ini dikenal dengan istilah impaksi gigi bungsu dan membutuhkan penanganan lebih lanjut agar terhindar dari infeksi.
Pentingnya Merawat Gigi Dewasa
Tidak seperti gigi susu, gigi dewasa tidak bisa tumbuh lagi ketika sudah tanggal. Apabila dibiarkan, kondisi ini dapat mempengaruhi struktur gigi dan rahang. Melakukan perawatan terhadap gigi dewasa sangat penting karena beberapa alasan berikut:
- Mencegah kerusakan dan kehilangan gigi
- Menghindari masalah kesehatan mulut dan pencernaan
- Menjaga estetika dan fungsi bicara
Tips Perawatan Gigi Dewasa
Pada dasarnya merawat gigi dewasa tidaklah sulit. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi gigi dewasa agar tetap utuh dan terhindar dari berbagai masalah gigi.
- Menyikat Gigi Secara Rutin
Menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari membantu mencegah masalah gigi dan mulut. Waktu yang dianjurkan untuk menggosok gigi yaitu di pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur. Gunakan pasta gigi berfluoride untuk perlindungan terhadap gigi berlubang.
- Menggunakan Benang Gigi (Flossing)
Penggunaan benang gigi (flossing) sangat disarankan oleh dokter gigi. Proses flossing membantu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi biasa. Lakukan flossing setelah menyikat gigi agar pembersihan lebih sempurna.
Flossing yang dilakukan secara rutin terbukti mampu mencegah timbulnya plak yang menyebabkan karang gigi. Perawatan yang satu ini juga mencegah terjadinya bau mulut akibat pembusukan makanan di sela-sela gigi.
- Menghindari Kebiasaan Buruk
Merokok termasuk kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan masalah gigi seperti karies. Kandungan nikotin pada rokok bisa merusak lapisan gigi sehingga mempermudah bakteri untuk berkembang biak. Rokok juga dapat menyebabkan gigi terlihat menguning.
Kebiasaan lain yang perlu dihindari adalah konsumsi gula berlebihan. Makanan atau minuman dengan kandungan gula tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang, apalagi jika tidak diikuti dengan sikat gigi.
- Kontrol Rutin ke Dokter Gigi
Kontrol rutin ke klinik gigi seperti FDC Dental Clinic sangat penting untuk perawatan gigi. Dokter gigi yang profesional dan berpengalaman akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh guna mendeteksi masalah gigi sejak dini. Lakukan pemeriksaan gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
© 2026 FDC Dental Clinic
