Detail Artikel

image-undefined

Informasi

Gingivitis Gravidarum Pada Ibu Hamil : Pengertian, Penyebab, Cara Mengatasinya

By fdc Dental Clinic

1335

Gingivitis adalah peradangan pada gusi yang menyebabkan kemerahan, bengkak, dan nyeri tekan. Ini biasa terjadi selama kehamilan dan biasanya hilang setelah melahirkan. Anda dapat mengatasi dan bahkan mencegah radang gusi dengan kebersihan mulut yang baik dan kunjungan rutin ke dokter gigi saat Anda hamil.

Apa itu Gingivitis Gravadarum?

Gingivitis gravidarum merupakan suatu proses patologis yang terjadi pada masa kehamilan terhadap jaringan pendukung gigi dimana terjadi pembesaran gingiva/ gusi  yang menimbulkan ketidaknyamanan akibat peningkatan hormon estrogen dan progesteron. 

Baca juga: Cegah Karang Gigi Menumpuk Dengan Perawatan Scaling Gigi

Apa Yang Menjadi Faktor Penyebab Gingivitis Pada Ibu Hamil?

Etiologi gingival gravidarum berasal dari plak pada rongga mulut yang dipicu oleh faktor sistemik seperti :

  1. Hormon pada kehamilan yang menyebabkan peradangan dan pembesaran gusi. Kehamilan merupakan suatu peristiwa yang sering dijumpai dalam kehidupan seorang wanita, yang merupakan keadaan fisiologis diikuti dengan perubahan hormonal. Perubahan tersebut tidak hanya mempengaruhi kesehatan umum tetapi juga kesehatan gigi dan mulut.
  2. Peningkatan resiko terjadinya penyakit mulut pada wanita hamil dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti refleks muntah yang dapat meningkatkan resiko terjadinya karies gigi, rasa takut menggosok gigi karena keadaan gusi  yang dapat meradang pada masa kehamilan bahkan perubahan perilaku atau kebiasaan seperti mengabaikan kebersihan rongga mulut yang dapat meningkatkan frekuensi karies dan penyakit periodontal.
  1. Selama kehamilan, rasio bakteri anaerob meningkat dibanding bakteri aerob, dalam hal ini adalah Bacteroides melaninogenicus dan Prevotella intermedia. Bakteri Prevotella intermedia pada wanita hamil mengalami peningkatan 55 kali lipat dibandingkan wanita yang tidak hamil.
  2. Peningkatan konsentrasi hormon yaitu estrogen dan progesteron juga dimanfaatkan oleh patogen periodontal seperti bakteri Prevotella intermedia dan bakteri Porphyromonas gingivalis sebagai sumber makanan. Bakteri - bakteri tersebut akan meningkat dalam cairan yang di dalam gusi wanita hamil yang akan mengakibatkan terjadinya keparahan gingivitis/ gusi bengkak kemerahan pada saat kehamilan. Perubahan paling menonjol selama masa kehamilan yang berkaitan dengan jaringan periodontal adalah gingivitis gravidarum.
  3. Pembesaran gusi/ gingiva pada ibu hamil atau disebut  gingivitis gravidarum biasanya juga disebabkan oleh infiltrasi gingiva akibat cairan- cairan eksudat inflamasi dan didukung oleh perubahan hormon.

Faktor Penyebab Gingivitis Pada Ibu Hamil

Peningkatan inflamasi gusi/ gingiva saat kehamilan biasanya dimulai pada trimester pertama sampai trimester ketiga, namun peningkatan yang maksimum terjadi pada timester kedua dan akan mengalami penurunan setelah 3 bulan pasca melahirkan.

  1. Faktor primer dapat terjadi karena faktor iritasi lokal seperti penumpukan plak atau kalkulus maupun fungsional seperti gigitan dan malposisi gigi.
  2. Faktor  sekunder dapat terjadi karena pengaruh obat-obatan, hormonal, psikologis maupun penyakit metabolik. Faktor hormonal yang mempengaruhi terjadinya gingivitis gravidarum dapat muncul pada masa kehamilan dan masa pubertas dimana terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesterone.

Baca juga: 5 Bahaya Jika Membiarkan Gigi Berlubang Terlalu Lama

Cara Mengatasi Gingivitis Pada Ibu Hamil

Perawatan gigi lebih dititik beratkan pada kontrol penyakit periodontal dan menghilangkan faktor penyebab dan pemicu perkembangan penyakit periodontal seperti 

  1. Pembersihan karang gigi menggunakan scaling tenaga ultrasonic.
  2. Tindakan bedah periodontal seperti gingivektomi atau pemotongan gusi sebaiknya ditunda sampai pasien melahirkan kecuali jika pembesaran gingiva tersebut masih terasa sakit, mengganggu pengunyahan, dan menimbulkan perdarahan serta supurasi setelah tindakan scaling. Namun hal tersebut diperbolehkan jika darurat untuk dilakukan dengan memperhatikan faktor- faktor yang penting untuk perawatan gigi pada ibu hamil seperti waktu yang relatif aman untuk dilakukan bedah, kondisi kesehatan dan psikis ibu hamil, dan medikamentosa yang diberikan.
  3. Menghilangkan faktor iritasi lokal yang menyebabkan pembengkakan gingiva diperlukan untuk menjaga kondisi periodontal selama kehamilan. Keadaan periodontal selama kehamilan mempengaruhi kesehatan janin dan kondisi kehamilan. Penyakit periodontal yang parah dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur dengan atau tanpa disertai berat badan lahir rendah (BBLR).
  4. Pemberian analgesik/ pereda rasa nyeri  yang aman untuk ibu hamil adalah acetaminofen dan ibuprofen.
  5. Golongan antibiotik yang aman untuk ibu hamil adalah golongan penicillin, erythromycin, clyndamycin, cephalosporin dan metronidazol.

Dibuat oleh drg. Angga Brata Danu Wilaga

Sumber :

  1. Wu M., Chen SW., Jiang ShaoYun., Relationship Between Gingival Inflammation and Pregnancy, Hindawi Publishing Corporation. 2014.
  2. Suryono. Bedah Dasar Periodonsia, Yogyakarta, Deepublish. 2014.

Promo lainnya yang mungkin anda butuhkan

image-gambar-program-APPS-030

[New User] Pembersihan Karang Gigi 199K

Rp480.000

Rp199.000

Cek Sekarang