Informasi
13 November 2024
Gigi Tumbuh Tidak Pada Tempatnya: Penyebab dan Cara Mengatasinya
By drg. Anjasari Evanata
4.338
Gigi tumbuh tidak pada tempatnya dalam dunia medis dikenal sebagai maloklusi. Kondisi yang membuat gigi bertumpuk dan tidak beraturan ini umumnya disebabkan oleh ukuran rahang yang terlalu kecil atau ukuran gigi yang terlalu besar.
Kondisi ini sangat mempengaruhi penampilan dan rasa percaya diri, terlebih lagi gigi yang bertumpuk juga akan menyulitkan proses pembersihan sehingga rentan terhadapi gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan gigi sejak dini agar dapat segera diatasi.
Penyebab Gigi Tumbuh Tidak Pada Tempatnya
Gigi bertumpuk dan tidak beraturan dapat terjadi pada siapa saja. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut sejumlah faktor yang dapat menyebabkan gigi tumbuh tidak rapi pada anak-anak maupun orang dewasa.
- Faktor Genetik
Faktor genetik menjadi salah satu penyebab utama maloklusi atau gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya. Seseorang mungkin mewarisi bentuk rahang dan ukuran gigi dari orang tuanya. Jika orang tua mempunyai rahang yang relatif kecil atau gigi berukuran besar, maka masalah gigi bertumpuk bisa terjadi.
- Pertumbuhan Gigi Tidak Seimbang
Ukuran gigi yang tidak seimbang dengan ukuran rahang dapat menyebabkan pertumbuhan gigi yang tidak beraturan. Ketika rahang terlalu kecil, maka tidak ada ruang yang cukup untuk tumbuhnya gigi permanen. Kondisi ini memicu pertumbuhan gigi yang tidak beraturan atau cenderung bertumpuk.
Sama halnya dengan ukuran gigi yang terlalu besar. Apabila gigi permanen tumbuh terlalu besar, maka rahang tidak memiliki cukup ruang untuk pertumbuhan gigi. Alhasil, gigi tidak tumbuh pada tempatnya dan cenderung berantakan.
- Kebiasaan Buruk
Gigi bertumpuk pada orang dewasa dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk semasa kecil. Kebiasaan seperti mengisap jari dan menggunakan dot terlalu lama mengganggu pertumbuhan gigi sehingga menyebabkan gigi tumbuh berantakan.
Jenis-jenis Masalah Gigi Tumbuh Tidak Pada Tempatnya
Gigi tumbuh tidak pada tempatnya dapat menimbulkan berbagai masalah. Berikut ini beberapa jenis masalah yang mungkin timbul jika gigi tidak tumbuh pada tempatnya.
- Gigi Tumpang Tindih
Gigi tumpang tindih adalah kondisi ketika gigi tumbuh berjejal satu sama lain sehingga terlihat tidak beraturan. Gigi yang berjejal dapat diatasi dengan pemakaian behel dalam jangka waktu tertentu. Dokter biasanya akan mencabut beberapa gigi agar tidak terlalu berdesakan.
- Gigi Tumbuh Di Luar Lengkung Gigi Normal
Rahang yang terlalu sempit membuat gigi tidak punya cukup ruang untuk tumbuh. Masalah yang kerap dialami oleh orang dengan rahang sempit adalah gigi tumbuh di luar lengkung normal. Permasalahan ini tidak hanya mengganggu estetika gigi tetapi juga fungsi mengunyah.
- Gigi Impaksi
Gigi impaksi adalah gigi yang terperangkap di dalam gusi dan tidak dapat keluar dengan sempurna sehingga mengganggu pertumbuhan gigi yang lain. Gigi yang terimpaksi menimbulkan rasa nyeri hebat dan biasanya membutuhkan penanganan medis.
Untuk mengatasi permasalahan gigi impaksi, dokter akan melakukan pencabutan untuk menghindari komplikasi. Sebelum dicabut, dokter akan melakukan pemeriksaan rontgen untuk mengetahui kondisi dan posisi gigi.
Dampak dari Gigi Tumbuh Tidak Pada Tempatnya
Gigi tumbuh tidak pada tempatnya merupakan salah satu permasalahan gigi yang dialami oleh banyak orang. Namun, bukan berarti masalah ini bisa dipandang sebelah mata. Berikut ini beberapa dampak yang mungkin ditimbulkan oleh gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya.
- Gangguan estetika dan rasa percaya diri
- Kesulitan dalam proses mengunyah dan berbicara
- Risiko masalah kesehatan mulut lain seperti kerusakan gigi dan penyakit gusi
Cara Mengatasi Gigi Tumbuh Tidak Pada Tempatnya
Agar terhindar dari berbagai dampak buruk gigi tumbuh tidak beraturan, dibutuhkan prosedur medis untuk menangani kondisi tersebut, mulai dari pemasangan behel hingga pencabutan gigi. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan prosedur yang sesuai dengan kondisi gigi pasien.
- Perawatan Ortodonti
Gigi yang tumbuh berantakan atau berdesakan dapat ditangani dengan perawatan ortodonti. Salah satu prosedur yang cukup lazim adalah pemasangan behel atau kawat gigi dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah membuat susunan gigi terlihat lebih rapi dan mengembalikan estetika gigi.
Kawat gigi akan menarik gigi secara perlahan sehingga susunannya menjadi lebih rapi. Meskipun perawatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, hasilnya cukup memuaskan. Tidak heran jika prosedur ini sering dianjurkan oleh dokter gigi untuk menangani masalah gigi bertumpuk.
- Pencabutan Gigi
Apabila pasien mengalami masalah gigi berlebih dan berdesakan yang cukup parah, dokter akan menyarankan prosedur pencabutan gigi. Tujuannya adalah untuk mengurangi jumlah gigi yang tumbuh agar gigi terlihat lebih rapi. Biasanya pencabutan gigi dilakukan sebelum pemasangan kawat gigi.
Untuk kasus tertentu seperti gigi impaksi, prosedur pencabutan tidak boleh dilakukan sembarangan. Pasien harus menjalani rontgen untuk mengetahui letak dan posisi gigi.
- Perawatan Lanjutan
Perawatan lanjutan dibutuhkan untuk memantau hasil prosedur yang telah dijalani. Konsultasikan perkembangan atau keluhan dengan dokter gigi spesialis ortodonti agar hasil perawatan lebih maksimal.
Kesimpulan
Gigi tumbuh tidak pada tempatnya adalah masalah yang dapat dialami oleh siapa saja. Selain mengurangi estetika penampilan, pertumbuhan gigi yang tidak sesuai dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti kerusakan gigi, penumpukan karang pada sela yang sulit dijangkau, hingga gangguan fungsi mengunyah.
Permasalahan gigi berantakan dan impaksi dapat diatasi dengan prosedur ortodonti serta pencabutan gigi agar tidak terjadi komplikasi. Segera kunjungi klinik gigi FDC untuk berkonsultasi seputar gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya dan dapatkan rekomendasi prosedur terbaik dari dokter spesialis gigi profesional.
© 2026 FDC Dental Clinic
