Informasi
25 Oktober 2024
Gigi Susu: Pengertian, Jumlah, dan Cara Merawatnya
By drg. Ellora Gavrila
2.248
Gigi susu merupakan gigi pertama yang tumbuh saat bayi sebelum tanggal dan digantikan oleh gigi tetap. Meskipun bersifat sementara, gigi susu memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak seperti membantu anak mengunyah makanan serta belajar berbicara.
Gigi susu mempunyai jumlah yang berbeda dengan gigi tetap, yaitu 20 buah. Rentang pertumbuhannya mulai dari bayi berusia 6 bulan hingga 3 tahun. Mengingat perannya yang sangat penting, para orang tua harus memperhatikan kesehatan gigi susu pada anak-anak.
Pengertian Gigi Susu
Gigi susu adalah sekumpulan gigi sementara yang muncul ketika bayi dan anak-anak. Waktu mulai tumbuhnya gigi susu berbeda-beda pada setiap bayi, mulai dari 5 bulan hingga 8 bulan, bahkan 12 bulan. Bahkan pada kasus yang cukup langka, ada bayi yang terlahir dengan gigi susu.
Proses pertumbuhan gigi susu sebenarnya dimulai sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Nutrisi yang didapatkan oleh ibu selama masa kehamilan sangat mempengaruhi pembentukan gigi susu. Agar terbentuk sempurna, ibu hamil membutuhkan asupan vitamin C, vitamin D, fosfor, dan kalsium.
Jumlah Gigi Susu
Jumlah gigi susu pada anak adalah 20 buah yang terdiri dari 8 gigi seri atas dan bawah, 4 gigi taring atas dan bawah, serta 8 gigi geraham atas dan bawah. Adapun urutan pertumbuhan gigi susu berbeda-beda tergantung kondisi tubuh anak.
Secara umum, gigi seri tengah bawah tumbuh saat bayi berusia 6-10 bulan dan kemudian diikuti oleh pertumbuhan gigi seri tengah atas di usia 8-12 bulan. Selanjutnya gigi seri samping atas akan tumbuh saat anak memasuki usia 9-13 bulan, diikuti oleh gigi seri samping bawah di usia 10-16 bulan.
Jenis gigi yang tumbuh selanjutnya adalah gigi geraham pertama yang diikuti oleh gigi taring dan terakhir gigi geraham kedua. Setelah memasuki usia 4 tahun, rahang akan tumbuh untuk menciptakan ruang baru bagi gigi permanen.
Fungsi dan Pentingnya Gigi Susu
Banyak orang tua yang cenderung menyepelekan gigi susu karena dianggap sebagai gigi sementara. Padahal, gigi susu mempunyai peran yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Berikut ini beberapa fungsi gigi susu yang wajib diketahui:
- Mempertahankan Ruang Bagi Gigi Tetap
Gigi susu berfungsi menjaga ruang pada gusi agar tidak mengalami penyempitan sehingga gigi tetap dapat tumbuh dengan optimal. Hilangnya gigi susu dapat membuat rahang menjadi lebih sempit sehingga gigi tetap akan tumbuh menumpuk satu sama lain dan berantakan.
- Membantu Proses Pengunyahan
Pada beberapa tahun awal masa kehidupannya, anak akan belajar mengunyah menggunakan gigi susu. Gigi yang tidak sehat atau tanggal sebelum waktunya membuat proses pengunyahan tidak maksimal sehingga bisa berdampak pada kesehatan pencernaan.
Bahkan jika gigi susu terkena infeksi dan menimbulkan rasa sakit, anak akan menolak untuk makan. Tentu saja hal ini bisa memberikan dampak yang lebih serius pada kesehatan anak.
- Membantu Berbicara
Gigi susu juga berperan penting dalam membantu anak berbicara. Gigi yang lengkap membuat anak bisa mengucapkan huruf dengan benar. Apabila gigi seri atas tanggal sebelum waktunya, maka pengucapan huruf akan terganggu. Parahnya, hal ini bisa menyebabkan anak tidak percaya diri.
- Membantu Pertumbuhan Wajah Anak
Gigi susu juga berfungsi membantu perkembangan wajah anak. Gigi susu yang tidak dirawat sehingga keropos akan memperpendek ukuran wajah, terutama dari hidung ke dagu. Akibatnya, wajah anak terlihat tidak proporsional.
- Mencegah Kebiasaan Buruk
Terakhir, gigi susu yang sehat dan terawat akan mencegah anak dari kebiasaan buruk. Apabila empat gigi seri atas menghilang, anak cenderung menjulurkan lidah ke depan karena tidak adanya penghalang. Tentu saja ini bisa menjadi kebiasaan yang tidak baik bagi perkembangan anak.
Cara Merawat Gigi Susu
Merawat gigi susu pada anak memang bukan perkara mudah. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para orang tua agar gigi susu anak-anak terawat dan terjaga kesehatannya:
- Sikat Gigi Rutin
Menyikat gigi secara rutin dengan pasta gigi berfluoride mampu menjaga kesehatan dan kekuatan gigi. Ajarkan si kecil untuk menggosok gigi pada pagi dan malam hari agar menjadi kebiasaan yang baik. Pilih sikat gigi yang lembut dengan motif atau karakter untuk agar anak semakin tertarik.
- Gunakan Benang Gigi
Penggunaan benang gigi membantu membersihkan sisa makanan pada celah gigi sehingga tidak menjadi sarang bakteri. Ajarkan dan bantu anak untuk menggunakan benang gigi secara tepat agar tidak melukai gusi. Selalu dampingi anak saat menggunakan benang gigi.
- Kontrol Rutin ke Dokter Gigi
Memeriksakan gigi secara rutin ke dokter sangat penting untuk memantau kondisi gigi si kecil. Dokter akan membantu mendeteksi adanya masalah seperti karies, lubang, atau hal lain yang berpotensi menimbulkan gangguan pertumbuhan gigi tetap.
- Menjaga Pola Makan
Kenalkan anak dengan makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan. Hindarkan si kecil dari makanan tinggi gula agar kesehatan gigi tetap terjaga.
- Mengedukasi Seputar Kebersihan Mulut dan Gigi
Selalu ajarkan pada anak mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kenalkan pula dampak buruk apabila gigi tidak dirawat dengan baik agar anak lebih termotivasi.
Kesimpulan
Meskipun hanya sementara, gigi susu mempunyai peran yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak termasuk pada pertumbuhan gigi tetap. Ajarkan anak untuk menyikat gigi secara rutin, menggunakan benang gigi, dan menghindari makanan manis agar gigi tetap sehat.
Orang tua memegang peranan yang penting dalam perawatan gigi susu anak. Selain mengedukasi anak terkait perawatan gigi di rumah, orang tua juga perlu mengajak anak memeriksakan gigi secara rutin ke klinik FDC agar kondisi gigi susu selalu terpantau.
© 2026 FDC Dental Clinic
