Gigi Palsu

2 November 2024

Gigi Palsu Lepasan: Jenis, Prosedur, dan Cara Perawatannya

By drg. Ellora Gavrila

9.029

image-

Gigi palsu lepasan termasuk salah satu yang paling banyak disukai karena fleksibilitas yang ditawarkan. Sesuai namanya, jenis gigi palsu ini bisa dengan mudah untuk dilepas dan pasang kapan saja secara mandiri tanpa harus pergi ke dokter gigi.

Jenis gigi palsu ini banyak direkomendasikan untuk orang-orang yang memiliki masalah gigi keropos atau ompong. Menggunakannya dapat membantu mengembalikan fungsi gigi dan mulut sehingga tetap normal untuk mengunyah makanan dan berbicara. Cek cara perawatan yang benar agar gigi palsu bertahan lama.

Jenis-jenis Gigi Palsu Lepasan

Pemasangan gigi palsu bertujuan untuk menggantikan gigi asli yang sudah lepas karena suatu sebab, seperti usia atau penyakit gigi. Kenali jenis-jenis gigi palsu lepasan agar bisa memilih yang tepat sesuai dengan kebutuhan atau kondisi:

  • Gigi Palsu Lengkap

Gigi palsu jenis ini berupa satu rangkaian gigi utuh (bisa bagian atas atau bawah) untuk menggantikan seluruh gigi yang telah hilang. Biasanya, gigi palsu lengkap paling banyak digunakan oleh orang lanjut usia.

  • Gigi Palsu Parsial

Gigi palsu parsial atau sebagian adalah gigi palsu yang dipasang untuk menggantikan beberapa saja gigi asli yang hilang karena penyakit atau kecelakaan. 

Material yang paling umum digunakan adalah nilon, plastik, atau pelat logam yang selanjutnya ditempelkan sejumlah gigi palsu dengan jumlah sesuai kebutuhan.

  • Gigi Palsu Implan

Sebagian kasus membutuhkan gigi palsu implan untuk menggantikan peran dari gigi asli. Jenis ini mengkombinasikan implan dan gigi palsu untuk mendapatkan stabilitas tambahan. Implan sendiri adalah prosedur pemasangan gigi palsu dengan cara ditanam di dalam gusi. 

Kelebihannya adalah terlihat alami karena warnanya bisa disamakan dengan gigi asli. Proses pemasangan implan biasanya membutuhkan dua tahap dengan jeda waktu sekitar 1.5 bulan. Tahap pertama untuk memasang implan, dan berikutnya untuk pemasangan abutment serta crown (mahkota tiruan untuk gigi).

Prosedur Pemasangan Gigi Palsu Lepasan

Memasang dan Melepas Gigi Palsu

Kepraktisan dalam penggunaan dan pelepasan menjadi salah satu alasan mengapa gigi palsu lepasan banyak disukai orang. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pegang gigi palsu menggunakan ibu jari dan jari telunjuk.
  • Tempatkan pada gusi yang akan menjadi tempat bagi gigi palsu
  • Tekan ke dalam secara perlahan sampai terpasang. 
  • Kemudian untuk melepasnya, gunakan jari-jari dari tangan kiri dan kanan untuk memegang kedua ujung gigi palsu.
  • Goyangkan gigi dengan perlahan untuk melonggarkannya, kemudian tarik.

Gigi palsu yang sedang tidak dipakai bisa ditempatkan ke dalam sebuah mangkuk berisi air agar gigi tidak kering (prinsipnya mirip seperti lensa kontak).

Bisa juga direndam di dalam larutan khusus gigi palsu yang biasanya mengandung anti bakteri, dapat mencegah bau, dan membersihkan secara mendalam.

Menggunakan Lem Gigi Palsu

Biasanya, gigi palsu lepasan sudah didesain sedemikian rupa agar dapat terpasang secara mudah dan pas. Namun jika ingin lebih stabil, lem khusus gigi palsu bisa ditambahkan dengan cara berikut:

  • Oleskan cairan lem pada area gusi palsu (jangan terlalu dekat dengan tepian gigi).
  • Berkumur atau pastikan mulut dalam keadaan bersih.
  • Letakkan gigi palsu pada gusi. 
  • Berikan tekanan lembut dan tahan beberapa detik agar lem lebih menempel.

Kebiasaan Harian

Gigi palsu yang bagus tidak akan bertahan lama jika tidak diimbangi dengan kebiasaan harian yang baik. Beberapa kebiasaan sederhana dapat membuat gigi palsu lebih cepat rusak atau sebaliknya. Berikut beberapa rutinitas harian yang direkomendasikan untuk pengguna gigi palsu:

  • Potong makanan berukuran besar menjadi ukuran kecil agar lebih mudah untuk digigit dan dikunyah.
  • Hindari makanan dengan tekstur terlalu keras karena beresiko membuat gigi palsu lepas atau kendor, seperti kacang-kacangan.
  • Hindari makanan lengket karena bisa menempel pada gigi palsu dan menyebabkan rasa tidak nyaman, perubahan warna, serta membuatnya lebih cepat rusak.
  • Sebaiknya lepaskan gigi palsu saat tidur atau ketika melakukan aktivitas berat seperti olahraga ekstrim.
  • Hindari makanan berwarna dan minuman yang dapat mengubah warna gigi, seperti teh dan kopi.
  • Hindari alkohol, rokok, dan produk berbahan tembakau lainnya. 

Perawatan Gigi Palsu Lepasan

Inilah sejumlah perawatan yang perlu dilakukan agar gigi palsu tetap dalam kondisi baik dan berfungsi secara optimal:

  • Membersihkan Gigi Palsu

Sama seperti gigi asli, gigi palsu lebih baik dibersihkan setiap hari. Sebab sisa makanan yang menumpuk dapat membuat bakteri berkembang dan menyebabkan noda atau kerusakan. Gunakan sikat berbulu halus yang sebelumnya sudah dibasahi dengan air hangat dan tambahkan pasta gigi non abrasif. 

Gunakan juga flossing dental untuk menjangkau sela-sela gigi palsu. Sebagai tambahan, bisa menggunakan obat kumur untuk membersihkan bakteri saat gigi palsu sedang digunakan. Pilih obat kumur yang ramah gigi palsu atau tidak mengandung alkohol. 

  • Penyimpanan yang Benar

Setelah dibersihkan, simpan gigi palsu di dalam air khusus pembersih gigi yang bersifat non abrasif. Cara ini dapat membantu membersihkan gigi palsu dari aroma tidak sedap, bakteri, plak, dan sisa makanan.

  • Mengatasi Masalah Umum

Rasa tidak nyaman di awal penggunaan merupakan hal wajar dan akan mereda seiring waktu. Namun jika masih berlanjut dan disertai gejala lain seperti ngilu atau nyeri, sebaiknya segara konsultasi dengan dokter.

Jika gigi palsu terasa longgar, ada pendarahan, pembengkakan, atau iritasi, maka jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter karena bisa menjadi tanda bahaya. 

Kesimpulan

Gigi palsu lepasan praktis digunakan namun membutuhkan perawatan ekstra agar bertahan lama. Menjaga kebersihan mulut sangat penting agar gigi asli dan palsu tetap dalam kondisi baik. 

Lakukan pemeriksaan gigi secara teratur ke FDC Dental Clinic, atau untuk melakukan perawatan pembersihan, professional, pemasangan gigi palsu atau implan, dan mengobati berbagai jenis penyakit gigi atau gusi.

© 2026 FDC Dental Clinic