Event
12 Agustus 2026
FDC Didukung penuh Google Cloud untuk infrastrutur Cloud Computing dan Teknologi AI Hadirkan Waktu Booking Dokter Gigi dari 1 Jam Jadi 15 Detik
By FDC Dental Clinic
212
Jakarta, 10 Agustus 2026 - FDC Dental Clinic (FDC) memperkuat pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, dan efisiensi layanan kesehatan gigi bagi masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi Google Cloud bersama mitra teknologi Tridorian, FDC berhasil memangkas proses pemesanan jadwal pasien yang sebelumnya dapat memakan waktu hingga satu jam menjadi sekitar 15 detik.
Perkembangan transformasi digital tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kunjungan Founder dan CEO FDC, drg. Ita Lestari, MARS, bersama Chief Technology Officer FDC, M. Reza Avesena, dan tim HC, perwakilan dokter gigi FDC ke kantor Google Indonesia di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2026.
Sebagai jaringan layanan kesehatan gigi berbasis teknologi, FDC terus mengembangkan inovasi untuk menghadirkan pengalaman pasien yang lebih mudah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi yang berkualitas dan terjangkau.
“Di tengah tantangan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi, teknologi harus memberikan manfaat yang nyata. Bagi kami, teknologi bukan sekadar membuat sistem menjadi lebih canggih, tetapi harus membuat pasien lebih mudah mendapatkan layanan, lebih cepat, dan merasa lebih nyaman,” ujar drg. Ita Lestari.
Sebelumnya, proses pemesanan jadwal pasien melalui sistem chatbot masih membutuhkan dukungan manual dari tim internal. Seiring meningkatnya jumlah pengguna dan permintaan layanan, antrean pemesanan dapat mencapai ribuan permintaan dalam waktu bersamaan sehingga waktu tunggu pasien dapat mencapai satu jam.
Untuk menjawab tantangan tersebut, FDC mengembangkan sistem pemesanan berbasis AI dengan memanfaatkan Vertex AI dan Gemini dari Google Cloud. Sistem ini memungkinkan pasien melakukan proses reservasi melalui aplikasi, memilih klinik dan layanan yang dibutuhkan, hingga menyelesaikan pembayaran uang muka dalam waktu yang jauh lebih singkat.
Menurut Ita, pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya FDC membangun pengalaman layanan yang semakin personal dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“AI memungkinkan kami memberikan pengalaman yang lebih responsif dan semakin personal. Ke depan, teknologi juga dapat dikembangkan agar mampu memahami karakteristik bahasa dan kebutuhan pengguna yang beragam di Indonesia. Namun, prinsipnya tetap sama, teknologi harus membantu menciptakan pelayanan yang lebih humanis,” katanya.
Efisiensi untuk Mendukung Pertumbuhan Layanan
Chief Technology Officer FDC, M. Reza Avesena, menjelaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berdampak terhadap pengalaman pasien, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional perusahaan.
“Jika sebelumnya satu agen hanya dapat mendukung operasional satu klinik, melalui sistem yang telah terintegrasi saat ini satu agen dapat mendukung hingga sekitar 30 klinik. Artinya, kami dapat meningkatkan kapasitas pelayanan tanpa mengurangi kualitas pengalaman pasien,” ujar Reza.
Pada sisi infrastruktur digital, FDC menjalankan platformnya dengan memanfaatkan Cloud Run dari Google Cloud yang memungkinkan kapasitas sistem menyesuaikan secara otomatis dengan jumlah kebutuhan pengguna.
Implementasi tersebut, berdasarkan evaluasi internal FDC, membantu menurunkan biaya infrastruktur hingga sekitar 35 persen sekaligus meningkatkan kemampuan sistem dalam menghadapi pertumbuhan jumlah pengguna dan ekspansi jaringan klinik.
“Sejak awal kami bekerja bersama tim Google Cloud dan Tridorian dalam membangun arsitektur solusi yang sesuai dengan kebutuhan FDC. Pendekatan yang hands-on dan komunikasi yang terbuka membantu kami membangun infrastruktur yang scalable untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan layanan kepada pasien,” ujar Reza.
Pemanfaatan AI juga mulai diterapkan pada sejumlah proses internal perusahaan, termasuk untuk membantu proses pengelolaan dan seleksi awal kandidat dalam mendukung kebutuhan talenta seiring ekspansi jaringan FDC.
Teknologi untuk Memperluas Akses Dental Care
Saat ini, FDC telah melayani lebih dari 2 juta pengguna melalui platform digitalnya dan mengoperasikan lebih dari 70 klinik di berbagai kota di Indonesia. FDC juga melayani lebih dari 60 ribu pasien setiap bulan.
Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu strategi FDC untuk mendukung rencana pengembangan jaringan menjadi lebih dari 100 klinik sekaligus menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia.
“Pertumbuhan FDC bukan hanya tentang menambah jumlah klinik. Yang lebih penting adalah bagaimana pertumbuhan tersebut membuat semakin banyak masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan gigi yang berkualitas, nyaman, dan terjangkau. AI dan teknologi membantu kami memperbesar impact tersebut,” tutup drg. Ita Lestari, MARS.
Tentang FDC
FDC merupakan jaringan layanan kesehatan gigi berbasis teknologi yang mengintegrasikan layanan klinik, platform digital, inovasi, dan customer experience. Berdiri sejak 2010, FDC saat ini memiliki lebih dari 70 cabang yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, dari Medan hingga Sorong, serta melayani lebih dari 60 ribu pasien setiap bulan.
FDC mengembangkan layanan dengan mengedepankan teknologi, inovasi, edukasi, dan kemudahan akses terhadap perawatan kesehatan gigi. Melalui FDC Foundation, FDC juga menjalankan berbagai program sosial, antara lain dukungan pendidikan dan beasiswa, pengembangan talenta, keragaman budaya, serta peningkatan akses perawatan kesehatan gigi bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan fasilitas layanan kesehatan.
Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui info lebih lanjut: https://fdcdentalclinic.co.id/
© 2026 FDC Dental Clinic
