Event

2 Oktober 2026

FDC dan FKG Universitas YARSI Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Akses Kesehatan Gigi Film “Negeri Susah Senyum” Jadi Pembuka Diskusi Mahasiswa tentang Tantangan Kesehatan Gigi Indonesia

By FDC Dental Clinic

117

image-

Jakarta, 2 Oktober 2026 – FDC Dental Clinic dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI memperkuat kolaborasi antara industri layanan kesehatan dan perguruan tinggi melalui penandatanganan nota kesepahaman dalam rangkaian FDC Media Gathering 2026.

Dalam kegiatan tersebut, FDC juga menandatangani nota kesepahaman dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI. Mou ditandatangani oleh oleh Dekan FKG, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM(K), MM. 

Ruang lingkup Kerjasama berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mencakup pendidikan dan pengembangan kompetensi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. 

Ruang kolaborasi juga dapat dikembangkan melalui knowledge sharing, pembelajaran praktis, pengembangan talenta kesehatan gigi, serta penguatan kesiapan mahasiswa memasuki dunia profesional.

Founder & CEO FDC Dental Clinic, drg. Ita Lestari, MARS, mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku industri menjadi semakin penting karena perkembangan layanan kesehatan gigi tidak hanya membutuhkan kompetensi klinis, tetapi juga pemahaman terhadap teknologi, pengalaman pasien, dan perubahan kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa FKG Universitas YARSI bersama media diajak menyaksikan dan mendiskusikan film dokumenter “Negeri Susah Senyum”. 

Film produksi Anatman Pictures bekerjasama dengan FDC Foundation tersebut merekam perjalanan dokter gigi saat melakukan riset dan pelayanan kesehatan dasar di Kasepuhan Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi.

Para pembahas film Negeri Susah Senyum, Sutradara dari Anatman Pictures Mahatma Putra, Abrian Maulana Azmi, Cinematographer Film, drg. Nadya Restu dari FDC serta Moderator Siti Nurhanifah, Talent & Acquisition Lead FDC.

Film memperlihatkan persoalan kesehatan gigi dari perspektif yang lebih luas. Jarak dari fasilitas kesehatan, keterbatasan tenaga medis, edukasi, stigma terhadap dokter gigi, hingga praktik pengobatan alternatif menjadi bagian dari tantangan akses yang ditemukan di lapangan. 

Film ini sebelumnya diputar dan didiskusikan bersama finalis Mojang Jajaka Jawa Barat dari 27 kabupaten/kota pada 17 Agustus lalu di FDC Bandung Pasirkaliki.

Drg Ita, CEO & Founder FDC menyampaikan “Kami ingin mahasiswa melihat bahwa persoalan kesehatan gigi tidak selalu selesai di ruang praktik. Ada persoalan akses, perilaku, edukasi, budaya, dan kepercayaan masyarakat yang perlu dipahami oleh calon dokter gigi. 

Film ini sebagai edukasi untuk melihat kesehatan gigi dari perspektif yang lebih dekat dengan realitas masyarakat,” ungkap Shofi.

Dalam kegiatan tersebut, FDC juga menandatangani perjajian Kerjasama atau MoU dengan Fakultas

Kedokteran Gigi Universitas YARSI. MoU ditandatangani oleh oleh Dekan FKG, Dr. drg. R. M. Sri Hananto Seno, Sp.BM(K), MM. 

Ruang lingkup Kerjasama berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mencakup pendidikan dan pengembangan kompetensi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kerjasama dengan perguruan tinggi melanjutkan pendekatan FDC yang sebelumnya telah bekerjasama dengan sejumlah politeknik Kesehatan di bawah naungan Kementerian Kesehatan.

Pada 25 September 2026, misalnya, FDC melakukan kegiatan dengan Poltekkes Kemenkes Surabaya, yang mencakup pengenalan perusahaan, kesempatan beasiswa, pengembangan kompetensi, serta peluang karier bagi mahasiswa kesehatan gigi.

Sementara itu, Shofi Naafi, Director Social Impact FDC Foundation dalam sambutan menyampaikan, “melalui Media Gathering 2026, FDC lebih terbuka untuk berinteraksi dengan media dan mengenalkan lebih dekat bagaimana klinik gigi, teknologi, pengembangan talenta, kerjasama dengan perguruan tinggi”

Kami juga mendukung program seperti edukasi pada kegiatan PSSI baru-baru ini, memberi bantuan warung FDC sarana UMKM, Kami berharap program FDC Foundation dapat terhubung dalam satu ekosistem FDC sesuai dengan visi FDC be the reasons of someone smile”. 
 

© 2026 FDC Dental Clinic