Informasi
20 November 2024
Diclofenac Sodium Obat Sakit Gigi: Dosis dan Efek Samping
By drg. Anjasari Evanata
15.495
Benarkah diclofenac sodium obat sakit gigi? Jawabannya adalah iya. Sakit gigi merupakan kondisi umum yang penyebabnya cukup beragam, seperti masalah gusi, gigi berlubang, dan infeksi. Gejala yang ditimbulkan juga bervariasi, mulai dari rasa tidak nyaman saat makan hingga bengkak dan nyeri hebat.
Nah, diclofenac sodium dapat dikonsumsi untuk membantu mengurangi nyeri dan peradangan karena sakit gigi. Obat ini masuk dalam golongan NSAID (obat antiinflamasi nonsteroid) yang memiliki sifat antipiretik (penurun demam), analgesik (pereda nyeri), dan anti inflamasi (anti peradangan).
Mekanisme Kerja Diclofenac Sodium
Diclofenac sodium dikenal juga dengan nama natrium diklofenak, yang juga memiliki jenis lain dengan nama hampir mirip yaitu kalium diklofenak. Meski sekilas hampir sama, namun kedua jenis obat ini memiliki fungsi pengobatan yang berbeda.
Adapun mekanisme kerja dari diclofenac sodium untuk sakit gigi sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan menghambat COX (enzim siklooksigenase) yang terdapat di dalam prostaglandin.
Prostaglandin sendiri merupakan senyawa di dalam tubuh manusia yang dapat menimbulkan rasa nyeri, demam, dan peradangan.
Ketika produksi prostaglandin diturunkan, maka secara otomatis rasa nyeri dan peradangan karena sakit gigi juga akan turut berkurang atau bahkan hilang, tergantung seberapa rutin mengkonsumsinya dan seberapa parah sakit gigi Anda.
Dosis dan Cara Penggunaan
Diclofenac sodium dijual dalam berbagai bentuk, seperti kapsul, tablet, salep, dan gel. Karena tergolong obat keras dengan logo K warna merah pada kemasan luarnya, obat ini tidak boleh diminum atau digunakan tanpa resep dan pengawasan dokter.
Penggunaan diclofenac sodium harus sesuai dengan petunjuk dokter yang menyesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Jika gejala sakit gigi tidak mereda setelah menggunakan obat ini, segera konsultasikan kembali dengan dokter untuk pengobatan lanjutan.
Khusus untuk kaplet dan tablet, obat ini wajib diminum setelah makan untuk menghindari efek samping pada lambung. Penderita penyakit lambung seperti maag dan GERD, serta orang dengan gangguan ginjal, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan diclofenac sodium, karena obat ini dapat meningkatkan risiko komplikasi.
Efek Samping dan Peringatan
Kenali beberapa efek samping dari penggunaan diclofenac sodium berikut ini agar tidak panik jika mengalaminya. Namun untuk efek samping bisa berbeda-beda tergantung kondisi kesehatan masing-masing, dosis yang diminum, dan durasi konsumsi.
Efek Samping Umum
Efek samping paling umum setelah mengkonsumsi diclofenac sodium adalah mual, muntah, pusing atau jenis sakit kepala lainnya, dan diare. Obat ini memang memiliki efek tertentu pada sistem pencernaan.
Efek Samping Serius
Sementara untuk efek samping yang lebih serius, termasuk reaksi alergi (seperti ruam dan gatal), tukak lambung, pendarahan gastrointestinal, serta masalah pada ginjal.
Jika salah satu hal ini terjadi, segera hentikan pengobatan dan periksakan diri ke dokter. Hindari untuk asal mengkonsumsi obat lain guna meredakan efek samping.
Kontraindikasi
Sodium diclofenac atau natrium diklofenak sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang dengan beberapa kondisi berikut tanpa pengawasan dokter:
- Memiliki riwayat hipersensitivitas.
- Mengalami gangguan gastrointestinal seperti iritasi lambung
- Penderita asma.
- Memiliki gangguan ginjal atau hati.
- Memiliki alergi terhadap obat tertentu.
- Penderita stroke.
- Ibu hamil atau sedang menyusui.
- Lanjut usia.
- Sedang menjalani terapi medis tertentu.
- Sedang mengkonsumsi jenis obat tertentu dalam jangka panjang.
- Penyakit jantung iskemik.
- Edema
- Hipertensi.
- Diabetes mellitus.
- Hiperlipidemia.
- Rinitis
- Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK).
- Infeksi saluran pernapasan.
- Gangguan jaringan ikat campuran.
- Anak-anak.
- Mengidap penyakit arteri perifer.
- Memiliki kondisi ulserasi gastrointestinal.
- Memiliki penyakit serebrovaskular.
- Menggunakan pengobatan dalam pengaturan CABG.
- Digunakan bersama NSAID jenis lain, seperti antikoagulan dan antiplatelet.
Obat-obatan Lain yang Dapat Berinteraksi
Tidak disarankan untuk mengkonsumsi diclofenac sodium untuk gusi bengkak saat sedang menggunakan obat antidepresan, karena bisa memperparah berbagai efek samping di atas.
Pada beberapa kasus, bahkan dapat terjadi reaksi alergi berupa bentol hingga memar dan berdarah. Beberapa jenis obat lain yang juga dapat berinteraksi dengan diclofenac sodium termasuk:
- Obat pengencer darah.
- Produk herbal.
- Natrium diklofenak bentuk lainnya.
- Vitamin jenis apapun.
- Obat hipertensi atau jantung, termasuk diuretik.
- Obat NSAID jenis lain, seperti naproxen, ibuprofen, dan aspirin.
Konsultasi dengan Dokter
Sebelum penggunaan diclofenac sodium, Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli dari FDC Dental Clinic untuk mengetahui dosis dan durasi konsumsi yang tepat sesuai kondisi masing-masing, serta memastikan apakah obat ini aman dengan obat lain yang mungkin sedang Anda konsumsi.
Kesimpulan
Diclofenac sodium obat sakit gigi dapat mengatasi nyeri dan peradangan, untuk dosisnya pastikan sesuai dengan resep dokter.
Ada juga efek samping serius pada sebagian orang seperti alergi, pendarahan lambung, dan masalah ginjal. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
© 2026 FDC Dental Clinic
