Cabut Gigi

27 Oktober 2024

Ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi dan Cara Mengatasinya

By drg. Ellora Gavrila

7.337

image-

Kondisi gigi tertentu mengharuskan pencabutan demi kenyamanan serta mencegah masalah yang lebih besar terjadi di kemudian hari. Namun di sisi lain, prosedur ini memiliki resiko infeksi. Penting untuk mengetahui ciri infeksi setelah cabut gigi dan cara mengatasinya guna mencegah masalah lebih serius.

Infeksi pasca pencabutan gigi yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan pembengkakan, nyeri berkelanjutan, dan bahkan keluar nanah. Selain membuat rasa tidak nyaman, kondisi ini tentu berbahaya bagi kesehatan bahkan bisa mengancam jiwa.  

Ciri-ciri Infeksi Setelah Cabut Gigi

Cabut gigi termasuk dalam kategori tindakan bedah kecil di dalam dunia medis, yang tentunya akan menimbulkan sejumlah efek samping seperti salah satunya infeksi. Berikut beberapa ciri-cirinya:

  • Nyeri: rasa nyeri bisa saja timbul namun biasanya akan membaik dalam waktu 1-3 hari. Namun jika lebih lama, maka bisa menjadi salah satu tanda infeksi.
  • Bengkak: terjadi pembengkakan mulut terutama di sekitar area gigi yang baru saja dicabut dalam kurun waktu cukup lama, seperti berhari-hari. 
  • Demam: demam pasca tindakan cabut gigi sebenarnya merupakan kondisi yang wajar, yang merupakan akibat dari peradangan pada bekas area gigi yang dicabut. Namun jika terjadi terus-menerus termasuk setelah mengkonsumsi obat, maka perlu diwaspadai.
  • Bau mulut: luka bekas cabut gigi yang diinfeksi oleh bakteri bisa menyebabkan aroma mulut yang tidak sedap. Kondisi ini biasanya disertai dengan mulut kering, dan aroma busuk tidak kunjung hilang meski sudah rajin gosok gigi dan membersihkan lidah.
  • Infeksi gusi: kondisi ini ditandai dengan kemerahan pada gusi di sekitar gigi yang baru dicabut, dan bisa juga disertai dengan pendarahan.
  • Nanah: infeksi yang lebih serius ditandai dengan munculnya nanah dari area bekas cabutan gigi.
  • Leher bengkak: infeksi yang tidak segera mendapat perawatan bisa menjalar hingga area rahang dan leher, yang biasanya ditandai dengan adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening.
  • Ciri lain dari infeksi yang lebih parah adalah susah membuka mulut, karena terjadi pembengkakan dimana-mana, mulut kering, dan nyeri hebat.

Cara Mengatasi Infeksi Setelah Cabut Gigi

Sangat penting untuk mengetahui ciri infeksi setelah cabut gigi dan cara mengatasinya sebagai berikut ini, agar tidak terjadi kondisi yang lebih parah.

  • Pergi ke Dokter

Jika mengalami salah satu dari sederet ciri-ciri di atas, jangan ragu untuk segera pergi ke dokter agar segera mendapat pemeriksaan medis yang lebih akurat. Pastikan untuk memilih dokter gigi berpengalaman seperti FDC, bukan dokter umum atau tenaga kesehatan medis yang bukan ahli di bidangnya.

  • Antibiotik

Mengkonsumsi antibiotik menjadi salah satu cara mengobati infeksi gusi setelah cabut gigi yang paling ampuh. Jenis obat ini mampu menghentikan pertumbuhan bakteri yang ada di dalam bekas pencabutan gigi, serta membunuhnya.

Ketika sistem imun alami di dalam tubuh sudah tidak mampu melawan bakteri, maka inilah saatnya mengkonsumsi antibiotik dan harus dengan resep dokter.

  • Perawatan di Rumah

Pada gejala infeksi paling umum atau ringan, seperti pembengkakan, Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dengan: kompres air dingin diklaim dapat mengurangi pembengkakan pasca cabut gigi dan membuat larutan air garam dan gunakan untuk berkumur guna menjaga kebersihan mulut dan menghindarkannya dari bakteri penyebab infeksi.

  • Jaga Aktivitas

Terutama dalam 24 jam pertama, ada sejumlah pantangan setelah cabut yang tidak boleh diabaikan agar tidak terjadi infeksi, seperti:

  1. Hindari mengunyah pada area gigi yang baru dicabut.
  2. Hindari minuman / makanan panas, sebab bisa memperlambat proses pembekuan darah. Sebaliknya, perbanyak minuman dingin karena dapat membantu mempercepat proses pembekuan darah di area bekas cabutan gigi.
  3. Hindari merokok minimal 2 hari pasca cabut gigi, karena gerakan menghisap dan panas dari rokok dapat memperlambat proses penyembuhan luka.
  4. Saat berkumur dan menggosok gigi, lakukan secara perlahan guna mencegah pendarahan. 
  5. Hindari aktivitas terlalu berat, seperti olahraga angkat beban, berteriak, naik gunung, dan sebagainya. Usahakan untuk istirahat cukup selama setidaknya 1-2 hari. 
  • Jaga Asupan Nutrisi

Jaga cairan tubuh dengan minum air putih secukupnya guna menghindari mulut kering pasca cabut gigi, serta jaga asupan nutrisi dengan mengkonsumsi makanan yang bisa membantu mempercepat proses pemulihan, seperti:

  1. Sup sayur (mudah dimakan dan mengandung banyak vitamin, mineral, protein, serta nabati).
  2. Buah-buahan dalam bentuk jus / smoothies agar lebih mudah dikonsumsi. Hindari buah utuh  potongan yang bertekstur keras, seperti apel dan salak. 
  3. Telur rebus atau orak arik dengan tekstur lembut (mengandung protein sekaligus asam lemak omega-3).
  4. Alpukat (tinggi lemak sehat dan rendah karbohidrat, serta kaya akan kalium, vitamin C, dan vitamin K yang dapat mempercepat sembuhnya luka).
  5. Labu rebus (memiliki tekstur yang lembut dengan kandungan kalium serta berbagai vitamin, seperti C, A, dan E).
  6. Salmon (kandungan asam lemak omega-3 pada ikan ini dapat mengurangi peradangan). 
  7. Mashed potatoes / kentang tumbuk.

Pencegahan Infeksi Setelah Cabut Gigi

  • Berikan perhatian lebih pada luka bekas pencabutan gigi agar bisa segera tahu jika ada tanda-tanda infeksi.
  • Ikuti semua saran dan instruksi dari dokter setelah proses pencabutan gigi, mulai dari menjaga asupan makanan, istirahat, dan menghindari rokok.
  • Jaga kebersihan mulut untuk mencegah infeksi, seperti rajin berkumur dengan air garam dan tetap menggosok gigi serta lidah secara perlahan.

Kesimpulan

Sangat penting untuk mengetahui ciri infeksi setelah cabut gigi dan cara mengatasinya guna mencegah kondisi lebih serius. Lakukan berbagai pencegahan dan segera atasi infeksi jika sudah terlanjur terjadi.

Jangan lupa jaga kebersihan mulut sebagai salah satu kunci pencegahan infeksi. Untuk penanganan lebih lanjut, FDC Dental Clinic siap memberikan perawatan profesional agar kesehatan mulut Anda tetap terjaga optimal.


 

© 2026 FDC Dental Clinic