Cabut Gigi
24 November 2024
Cara Menghentikan Darah Setelah Cabut Gigi
By drg. Anjasari Evanata
12.874
Ada beberapa cara menghentikan darah setelah cabut gigi, seperti kompres hingga gigit kantong teh. Tak perlu panik, pendarahan pasca cabut gigi sebenarnya merupakan hal yang wajar dan biasanya tidak membahayakan, kecuali jika terjadi pendarahan berlebih.
Cabut gigi sendiri merupakan tindakan bedah medis yang bertujuan untuk mengeluarkan gigi dari soketnya. Istilah soket sendiri mengarah pada lubang yang berada di tulang rahang yang menjadi tempat gigi tumbuh. Ketika gigi dicabut, gumpalan darah akan terbentuk secara alami di dalam lubang tersebut.
Pertolongan Pertama untuk Menghentikan Darah
Tindakan cabut gigi umumnya dilakukan untuk mengatasi kerusakan parah pada gigi, kecelakaan, impaksi gigi, atau penyakit gusi yang dapat memicu infeksi. Efek pendarahan setelah cabut gigi biasanya menyebabkan rasa tidak nyaman, dan ini dia beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan:
- Menggigit Kapas atau Kain Kasa
Tempelkan kapas bersih pada area yang mengalami pendarahan, lalu gigit kapas agar tidak bergeser. Pastikan untuk menggigitnya dengan lembut agar tidak memperparah bekas luka cabutan.
Cara ini cukup efektif untuk mencegah pendarahan dan darah tertelan bersama air liur. Jika tidak ada kapas, maka bisa menggunakan kain kasa yang bersih dan lembab.
Segera mengganti kapas atau kain kasa jika terasa sudah penuh dengan darah. Ulangi cara ini sampai pendarahan mereda atau biasanya sekitar 30-60 menit.
- Kompres Air Es
Mencabut gigi dari soket menyebabkan pembuluh darah melebar dan membuat pendarahan. Gunakan kompres air dingin untuk membuat pembuluh darah kembali menyempit.
Caranya, basahi kain dengan air es dan tempelkan di pipi yang berbatasan dengan bekas cabutan gigi. Kompres selama 10-20 menit dan ulangi beberapa kali.
Perawatan Pasca Pencabutan Gigi
Berikut beberapa saran perawatan untuk mengurangi pendarahan setelah cabut gigi:
- Hindari Air Garam dan Mouthwash
Larutan garam memang merupakan obat kumur dengan kandungan antibakteri alami yang bagus untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi. Namun, hindari berkumur air garam jika Anda baru saja mencabut gigi, karena dapat melarutkan gumpalan darah dan mungkin juga menyebabkan rasa nyeri.
Batasi juga penggunaan obat kumur (mouthwash). Tunggu setidaknya 24 jam setelah cabut gigi untuk menggunakan kedua produk pembersih ini.
- Gunakan Bantal Tinggi
Setelah cabut gigi, sebaiknya jaga posisi kepala agar lebih tinggi dari jantung terutama ketika tidur. Cara ini dapat membantu menghentikan darah, serta mencegah darah tertelan bersama dengan air liur. Anda bisa menggunakan bantal tinggi atau tumpuk beberapa bantal untuk tidur.
- Hindari Minum dengan Sedotan
Cara menghentikan darah setelah cabut gigi lainnya adalah menghindari sedotan. Hal ini karena ujung sedotan yang berada di dalam mulut dapat mengenai area luka di bagian soket gigi. Selain itu, gerakan mulut saat menyedot minuman juga dapat memperlambat pembekuan darah.
- Hindari Aktivitas Berat
Setidaknya sampai pendarahan berhenti, hindari melakukan aktivitas berat seperti angkat beban, lari, push up atau shit up, dan mengangkat barang-barang berat..
- Pilih-pilih Makanan
Agar luka dan pendarahan pada gigi dapat segera berhenti, sebaiknya hindari makanan bertekstur keras seperti apel, pir, aneka jenis keripik, ayam goreng, dan daging. Hindari juga makanan bertekstur lengket dan terlalu manis.
Pilih makanan dengan tekstur lunak seperti yogurt, puding, dan sup hangat. Selama 24 jam pertama, hindari juga minuman dan makanan yang terlalu panas, rokok, serta alkohol.
Kapan Harus Menghubungi Dokter
Durasi pendarahan yang terjadi setelah tindakan cabut gigi bisa berbeda antara satu orang dan lainnya tergantung kondisi luka. Namun secara umum, pendarahan terjadi sekitar 3-20 menit pertama dan akan mereda atau berhenti dengan sendirinya.
Khusus untuk pencabutan gigi geraham, pendarahan bisa terjadi lebih lama sekitar 1-2 hari. Jika terjadi pendarahan tidak normal dengan gejala berikut, maka segera pergi ke dokter.
- Perdarahan terjadi berhari-hari.
- Darah keluar cukup banyak.
- Pendarahan disertai nyeri hebat.
- Terjadi pembengkakan.
Situasi darurat lain yang mengharuskan pergi ke dokter setelah cabut gigi adalah ketika mengalami demam dengan suhu 38 derajat Celcius (atau lebih), muntah, atau jika muncul nanah / cairan lain di sekitar bekas cabut gigi.
Tips dan Trik untuk Mempercepat Proses Penyembuhan
Luka akibat cabut gigi muncul akan menutup sendiri lapis demi lapis, dan akan tertutup sempurna setelah 2-4 minggu. Namun, prosesnya bisa lebih lama jika dalam 24 jam pertama sudah berkumur karena gerakan berkumur dapat membuat lapisan tadi terkoyak atau kembali terlepas.
Jadi jika ingin mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko infeksi, hindari berkumur dan gerakan mulut yang berlebih. Dukung juga dengan kebiasaan baik seperti berikut ini:
- Tidak meludah kencang.
- Jaga makan dan istirahat yang cukup.
- Jangan menyentuh bekas cabutan gigi.
- Tidak merokok dan konsumsi alkohol dalam 24 jam pertama.
- Tidak membuang ingus dengan kencang.
- Gunakan gigi lain untuk mengunyah makanan.
Kesimpulan
Cara menghentikan darah setelah cabut gigi bisa dengan menggigit kapas atau kompres air dingin. Hindari makanan keras, minuman panas, berkumur, rokok, alkohol, dan membuang ingus atau meludah dengan kencang, serta gunakan bantal tinggi.
Segera kunjungi FDC Dental Clinic jika mengalami demam, pendarahan berlebih, nyeri hebat, muntah, atau keluar nanah dari bekas cabutan. Ikuti semua saran perawatan dari dokter dan jika perlu minum obat pereda nyeri untuk penyembuhan yang optimal.
© 2026 FDC Dental Clinic
