Informasi
1 November 2024
Cara Menggunakan Sikat Gigi Behel yang Tepat
By drg. Ellora Gavrila
2.494
Penting untuk mengetahui cara menggunakan sikat gigi behel yang tepat karena merupakan bagian dari menjaga kebersihan gigi. Dibanding non pengguna, orang dengan kawat gigi membutuhkan perawatan yang lebih ekstra bahkan dalam hal sederhana seperti sikat gigi.
Adanya kawat gigi akan membuat makanan lebih mudah untuk terselip atau tersangkut, dan kondisi ini menjadi tantangan tersendiri. Jika tidak dibersihkan dengan cara yang tepat, sisa-sisa makanan bisa berubah menjadi plak, infeksi gusi, dan bahkan masalah gigi berlubang. Cek selengkapnya di bawah ini.
Memilih Sikat Gigi yang Tepat
Setiap pengguna behel wajib tahu bahwa jenis sikat gigi setelah menggunakan behel akan berbeda dengan sebelum menggunakannya.
- Sikat Gigi Khusus Behel
Biasanya, sikat gigi khusus behel memiliki ukuran kepala yang lebih kecil, bulu-bulu sikat yang halus, dan barisan bulu pada bagian luar lebih tinggi dari bagian tengah.
Bentuk unik ini akan mempermudah sikat untuk menjangkau tepi kawat dan permukaan gigi, sehingga sisa-sisa makanan dapat dibersihkan secara lebih menyeluruh.
- Sikat Gigi Interdental
Sikat gigi jenis ini dikenal juga dengan sebutan interproksimal, yaitu sikat gigi dengan ukuran lebih kecil, sangat tipis, dan kepalanya berbentuk silinder. Fungsinya adalah untuk menjangkau sela-sela gigi agar sisa makanan penyebab plak dan bakteri dapat dibersihkan.
Sikat gigi ini memiliki beberapa klasifikasi berdasarkan bentuk dan ketebalan, sehingga masing-masing orang bisa memilih yang paling tepat karena ruang interdental setiap orang tidaklah sama. Biasanya, jenisnya dikodekan dengan warna. Adapun cara menggunakan sikat gigi untuk behel yang tepat adalah:
- Tempatkan kepala sikat pada ruang di antara sela gigi.
- Sikat dengan gerakan dari arah luar ke dalam untuk barisan gigi depan.
- Buat gerakan ayunan untuk gigi bagian dalam.
- Lakukan cara yang sama dimulai dari gigi geraham hingga lengkungan rahang menuju gigi seri.
- Jangan gunakan sikat dengan gerakan memutar karena dapat melukai gusi.
- Akhiri proses pembersihan dengan obat kumur anti bakteri, atau bisa juga dengan air biasa untuk menghilangkan sisa plak dan makanan.
- Pilih Bulu Sikat yang Lembut
Sikat gigi dengan bulu-bulu lembut dan halus sangat disarankan bagi pengguna behel karena lebih bisa menjangkau sela-sela kawat serta tidak mudah melukai gusi yang sedang sensitif akibat penggunaan behel. Sebaiknya segera ganti sikat jika bulu-bulunya mulai tampak rusak.
Teknik Menyikat Gigi dengan Behel
Bagi pengguna behel yang ingin mendapat hasil maksimal pasca menyikat gigi dan mencegah agar gigi tidak kuning, ikuti beberapa teknik di bawah ini:
- Posisi Sikat Gigi
Posisi yang tepat saat menyikat gigi adalah menempatkan sikat di dalam rongga mulut dengan sudut sekitar 45 derajat ke arah garis gusi.
Jadi, bulu-bulu sikat harus ada di permukaan gigi yang dekat dengan gusi dan dengan posisi sedikit miring. Posisi ini akan membuat sikat gigi lebih dapat menjangkau seluruh permukan gigi.
Kemudian untuk urutan menyikat gigi, mulailah dari barisan gigi depan, lanjutkan ke bagian paling belakang, dan terakhir di bagian tengah (permukaan kunyah).
- Gerakan Menyikat
Gerakan menyikat gigi yang paling benar untuk bagian depan dan permukaan kunyah adalah melingkar atau berlawanan arah jarum jam, jadi bukan menggesekan dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
Gerakan ini dapat membantu membersihkan sisa kotoran dan plak secara lebih menyeluruh hingga permukaan gusi dan celah gigi. Sedangkan untuk gigi belakang, gerakannya adalah maju mundur.
Hindari menyikat gigi secara terburu-buru karena dapat merusak bracket. Pastikan untuk melakukannya secara perlahan.
- Durasi Menyikat
Rekomendasi dari dokter ahli gigi terkait proses menyikat gigi yang benar adalah 2-3 menit dengan teknik seperti di atas. Penelitian menyebutkan bahwa durasi dan teknik yang tepat serta rutin menggosok gigi 2x sehari dapat benar-benar membantu mengurangi resiko berbagai penyakit gigi.
Guna memastikan apakah gigi sudah benar-benar bersih atau belum setelah disikat, Anda bisa memeriksanya dengan ujung lidah.
Tempelkan ujung lidah pada seluruh permukaan gigi, dan jika masih terasa kasar maka proses sikat gigi belum bersih. Sementara permukaan gigi yang halus menandakan bahwa gigi sudah bersih.
Menyikat di Sekitar Braket dan Kawat
- Membersihkan di Bawah Kawat
Permukaan gigi di bawah kawat behel dapat dibersihkan dengan teknik gerakan dari bawah ke atas atau sebaliknya secara perlahan. Pastikan untuk tidak terburu-buru terutama saat baru menggunakan behel, sebab 3-7 hari pertama biasanya gigi lebih sensitif.
- Menggunakan Sikat Gigi Interdental
Cara membersihkan diantara braket dengan sikat gigi jenis ini adalah dengan gerakan melingkar yang pelan untuk barisan gigi depan dan tengah, dan gerakan maju mundur untuk gigi belakang.
- Membersihkan Permukaan Bracket
Bracket adalah bagian dari braces, yang bagian tengahnya memiliki celah untuk dilalui archwire (kawat gigi). Material bracket bisa komposit, metal, porselen, atau kombinasi porselen dan metal.
Bagian ini harus dibersihkan secara detail satu per satu agar tidak ada kotoran yang menempel dan pada akhirnya justru merusak gigi. Jadi selain gigi, bracket juga perlu disikat.
Tips Tambahan
- Hindari Makanan yang Dapat Merusak Behel
Pengguna behel perlu selektif dalam hal makan agar tidak merusak behel itu sendiri. Sebaiknya hindari makanan dengan tekstur terlalu lengket, keras, dan kenyal.
- Rutin Mengunjungi Dokter Gigi
Selain menjaga kebersihan secara mandiri, pengguna behel juga perlu pembersihan profesional ke dokter gigi FDC. Pada saat kontrol, dokter juga akan melakukan penyesuaian behel agar hasilnya lebih optimal.
Kontrol dokter pasca pemasangan behel biasanya per 2-3 minggu sekali, tergantung kondisi masing-masing gigi.
Kesimpulan
Mengetahui cara menggunakan sikat gigi behel yang tepat dapat mengurangi resiko penumpukan plak dan bakteri yang bisa merusak gigi.
Teknik sikat yang tepat juga dapat mencegah kerusakan behel itu sendiri, dan untuk jangka panjang dapat membuat gigi tetap sehat serta memaksimalkan hasil dari penggunaan behel.
Buat janji temu dengan dokter di FDC Dental Clinic untuk konsultasi pemasangan, memilih jenis behel, atau perawatan rutin pasca pemasangan.
© 2026 FDC Dental Clinic
