Informasi
15 November 2024
Cara Agar Gigi Kuat dan Tidak Rapuh
By drg. Anjasari Evanata
2.811
Memiliki gigi yang kuat adalah impian setiap orang. Pasalnya, gigi yang kuat dapat berfungsi optimal, terutama yang berkaitan dengan menggigit dan mengunyah. Sebaliknya, gigi yang rapuh cenderung mudah berlubang dan patah. Lantas, bagaimana cara agar gigi kuat dan tidak rapuh?
Ada sejumlah dampak buruk yang mungkin diakibatkan oleh gigi rapuh. Gigi yang rapuh meningkatkan risiko beragam gangguan mulut dan gigi seperti gigi berlubang, gigi pecah, gigi patah, bahkan gigi tanggal pada usia muda. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga agar gigi tetap sehat dan kuat.
Penyebab Gigi Menjadi Rapuh
Kondisi gigi rapuh bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Penyebab gigi rapuh cukup beragam, seperti tidak menjaga kebersihan mulut dan menjalani kebiasaan buruk. Perhatikan beberapa penyebab gigi rapuh berikut ini.
- Kebersihan Mulut yang Buruk
Penyebab gigi rapuh di usia muda yang paling utama adalah kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik. Seseorang yang rutin menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride cenderung memiliki gigi yang lebih kuat dan sehat dibandingkan mereka yang rajin menyikat gigi.
- Diet yang Tidak Sehat
Pola diet memiliki kontribusi yang besar terhadap rusaknya gigi. Mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula serta asam meningkatkan risiko gigi rapuh dan mudah rusak. Hal ini disebabkan oleh zat asam yang dihasilkan oleh sisa makanan sehingga mengikis lapisan enamel gigi.
- Kebiasaan Buruk
Merokok dan mengonsumsi alkohol adalah kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan gigi rapuh. Keduanya dapat memicu mulut kering sehingga membuat perkembangbiakan bakteri semakin cepat. Semakin banyak bakteri dalam mulut, maka lapisan enamel semakin mudah terkikis dan gigi menjadi rapuh.
- Kurang Asupan Mineral
Beberapa jenis mineral seperti kalsium dan fosfor memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan gigi. Kurang asupan mineral membuat gigi rapuh sehingga mudah patah, rusak, atau berlubang.
Gejala Gigi Rapuh
Terkadang seseorang tidak menyadari jika memiliki gigi rapuh. Namun jika diperhatikan, ada beberapa gejala yang muncul ketika gigi mulai rapuh. Berikut ini gejala yang mungkin dirasakan:
- Gigi mudah retak atau patah
- Rasa ngilu saat mengunyah makanan keras, panas, dan dingin
- Perubahan warna gigi menjadi lebih transparan.
Cara Agar Gigi Kuat dan Tidak Rapuh
Gigi yang rapuh merupakan masalah yang cukup umum terjadi. Kendati demikian, bukan berarti kondisi ini dapat dibiarkan begitu saja. Perhatikan cara agar gigi kuat dan tidak rapuh di bawah ini agar kekuatan dan kesehatan gigi senantiasa terjaga.
- Menjaga Kebersihan Mulut yang Baik
Mulut yang bersih adalah kunci gigi sehat. Menjaga kebersihan mulut dapat dilakukan dengan cara menyikat gigi secara teratur menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Kandungan fluoride berperan menjaga agar lapisan terluar gigi tetap kuat dan tidak mudah berlubang.
Selain itu, penggunaan benang gigi juga sangat dianjurkan untuk membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau. Benang gigi memastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal yang akan menjadi sarang bakteri untuk berkembang biak.
- Diet dan Nutrisi
Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak kalsium dan vitamin D seperti susu, keju, dan ikan membantu mempertahankan kekuatan gigi. Beberapa jenis sayuran seperti brokoli, okra, dan kale juga kaya kalsium sehingga bermanfaat untuk kesehatan gigi.
Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat merusak gigi seperti makanan tinggi gula, minuman bersoda, dan makanan yang bersifat asam. Jenis makanan dan minuman tersebut
- Menghindari Kebiasaan Buruk
Apabila seseorang mempunyai kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol, maka cara agar gigi kuat dan tidak rapuh yang paling efektif adalah menghentikan kebiasaan tersebut. Merokok dan minum alkohol merupakan kebiasaan buruk yang tidak hanya berdampak pada gigi tetapi juga kesehatan tubuh.
Kebiasaan buruk lain yang perlu dihindari adalah menggigit benda keras atau membuka sesuatu dengan gigi. Meskipun terlihat aman dan tidak berdampak apa pun, tekanan berlebih pada gigi bisa membuat gigi lebih rapuh.
- Rutin Memeriksakan Gigi ke Dokter
Pemeriksaan gigi rutin membantu mendeteksi gangguan pada mulut dan gigi sejak dini. Pastikan untuk mengunjungi dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan untuk melakukan pemeriksaan kondisi gigi dan mulut. Apabila ditemukan gejala gigi rapuh, dokter akan segera mengatasi kondisi tersebut.
Selain melakukan pemeriksaan, dokter juga akan melakukan pembersihan terutama jika ditemukan plak dan karang gigi. Pasalnya, karang gigi yang tidak dibersihkan menjadi salah satu penyebab gangguan mulut dan gigi, termasuk gigi rapuh.
Kapan Harus Menghubungi Dokter Gigi
Gejala gigi rapuh terkadang tidak disadari sehingga tidak jarang kondisi gigi sudah terlanjur parah dan sulit ditangani. Lantas, kapan sebaiknya menghubungi dokter gigi?
Sebaiknya kunjungi dokter gigi jika merasakan gejala awal gigi rapuh, yaitu perubahan warna gigi menjadi lebih transparan. Apabila diikuti dengan rasa ngilu yang berkepanjangan, maka ini menandakan perlu penanganan segera oleh dokter gigi profesional.
Kesimpulan
Gigi yang rapuh cenderung lebih mudah patah dan berlubang. Beruntung, kondisi ini dapat dihindari dengan menjaga gigi tetap sehat. Ada berbagai cara agar gigi kuat dan tidak rapuh, seperti rajin menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride, menjaga pola makan, dan menghindari kebiasaan buruk.
Selain berbagai cara di atas, pemeriksaan rutin ke klinik gigi seperti FDC Dental Clinic juga tak kalah penting. Dokter yang profesional dan terampil akan mengecek dan membersihkan gigi untuk memastikan gigi tidak rapuh. Apabila ditemukan gejala gigi rapuh, maka dokter akan memberikan penanganan yang tepat sesuai kondisi pasien.
© 2026 FDC Dental Clinic
