Behel Gigi
22 Februari 2022
Beginilah Tahapan Pemasangan Behel Gigi
By FDC Dental Clinic
25.816
Hei FDCiers, kamu suka penasaran enggak sih, apa saja yang harus kamu lakukan sebelum melakukan pemasangan behel gigi? Nah, bagi kamu-kamu yang saat ini belum memasang behel, kamu wajib lanjut membaca artikel tahapan pemasangan behel gigi ini
Biasanya pertanyaan yang muncul itu, apakah pemasangan behel gigi bisa dilakukan dalam sekali kedatangan? Jawabannya, tidak. Proses pemasangan behel membutuhkan beberapa kali kedatangan. Karena butuh waktu untuk menganalisa gigi, sebelum sampai nanti akan dipasang behel.
Tahapan Pemasangan Behel Gigi
Pertama, kamu harus melakukan konsultasi ke dokter gigi terlebih dahulu. Hal yang harus kamu catat adalah lakukan pemasangan kawat gigi di klinik gigi ataupun dokter gigi yang sudah terpercaya dan terjamin kualitasnya. Jangan sampai kamu tergoda untuk sembarang pasang behel, karena dapat merusak gigimu. Konsultasi ke dokter gigi terlebih dahulu.

Kedua, dokter akan mencetak gigi kamu. Cetak gigi berguna untuk menghitung ruang pada mulut dan gigi. Juga bisa dilakukan untuk dokumentasi agar bisa membandingkan bagaimana gigi sebelum dibehel dan sesudah dibehel. Tahapan pemasangan behel ini dilakukan pada kedatangan pertama setelah kamu konsultasi.

Ketiga, dokter akan meminta kamu untuk melakukan rontgen gigi. Di mana hasil rontgen gigi mu berguna untuk mendeteksi masalah yang tidak bisa terlihat pada saat pemeriksaan visual. Untuk melakukan rontgen, biasanya kamu akan dirujuk ke lab tertentu. Setelah hasil rontgenmu selesai, dan dokter bisa melihat hasil rontgen, dokter bisa menentukan tindakan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Keempat, melakukan pembersihan karang gigi. Sebelum melakukan pemasangan kawat gigi, kamu harus memastikan bahwa gigi kamu bersih dari karang. Karena itu kamu perlu melakukan pembersihan karang gigi.

Kelima, cabut gigi dan tambal. Jika kondisi gigi kamu ada yang berlubang ataupun ada yang perlu dicabut, maka dokter terlebih dahulu akan mencabut atau menambal gigimu sebelum dilakukan pemasangan behel gigi.

Keenam, ini proses pemasangan behel yang ditunggu-tunggu! Setelah semua prosedur telah dilakukan, barulah dokter siap dan bisa memasangkan behel gigi sesuai dengan kebutuhan dan pilihanmu.

Ketujuh, melakukan kontrol rutin setiap minimal 1 bulan sekali. Nah, setelah memakai behel, sebaiknya dan seharusnya kamu melakukan kontrol rutin. Agar permasalahan yang timbul saat kamu memakai behel bisa diatasi dengan cepat oleh dokter, dan tentu saja agar penggunaan behelmu lebih efektif.

Pasang Behel Gigi di FDC Dental Clinic
Itulah proses pemasangan behel yang wajib kamu tahu. Bagaimana FDCiers? Sudah siap untuk tersenyum dengan deretan behel gigi yang menghias cantik gigimu?
Jangan lupa juga untuk konsultasikan kesehatan gigimu di FDC Dental Clinic, karena….. konsultasinya gratis lho!
Artikel Lain

Behel Gigi
22 Februari 2022
Sebelum Salah Pilih, Kenali Dulu Macam-Macam Behel Gigi
Behel gigi terdiri dari berbagai macam jenis yang bisa kamu pilih sesuai keinginan. Behel gigi atau kawat gigi belakangan ini sedang tren dikalangan anak muda.
Mereka menggunakan behel gigi untuk fashion pastinya. Namun jauh dari itu manfaat yang akan kamu dapat jika memasang behel gigi, dengan catatan kamu memasangya di klinik gigi yang sudah terpercaya serta memiliki dokter gigi yang memang benar benar ahli dalam bidangnya.
Jika kamu memasang behel ditempat yang sembarang, bukannya manfaat yang kamu dapat namun resiko yang besar jika pemasangan behel dipasang secara asal-asalan.
Manfaat utama dari behel gigi adalah untuk meratakan posisi gigi yang berantakan. Gigi akan ditarik supaya membentuk gigi yang sempurna. Gak cuma itu aja kamu akan dapat banyak manfaatnya, penasaran? Yuk cari tau!
Manfaat Pasang Behel Gigi

1. Merapikan gigi
Manfaat behel paling utama adalah merapikan gigi, untuk kamu yang giginya berantakan renggang ataupun bertumpuk. Pasang behel adalah solusi utamanya, behel akan menarik secara perlahan-perlahan gigi kamu supaya membentuk posisi yang proposional.
2. Mengembalikan fungsi gigi
Fungsi utama gigi adalah untuk mengunyah, jika gigi kamu rapi maka proses pengunyahan akan semakin mudah bukan. Kamu juga gak akan kesulitan lagi jika mengunyah berkat gigi yang sempurna.
3. Menghindari penumpukan plak
Susunan gigi yang tidak rata akan menyebabkan penumpukan plak, hal ini dikarenakan proses pembersihan gigi yang tidak sempurna. Sisa makanan yang tersisa akan menyebabkan timbulnya plak.
Plak pada gigi jika tidak segera dibersihkan akan menyebabkan munculnya karang gigi yang berpotensi membuat penyakit gigi dan gusi. Maka dari itu kamu harus pasang behel gigi untuk menghindari terjadinya penumpukan plak pada gigi.
4. Percaya diri meningkat
Nah ini hal yang sekarang lagi tren, pasang behel supaya lebih percaya diri. Kamu pasti bakalan lebih percaya diri lagi berkat gigi yang tersusun sempurna. Senyum semakin maksimal gak malu-malu lagi pastinya.
Itulah manfaat dari pasang behel gigi, gimana tertarik pasang behel gigi? Kalau kamu tertarik atau memang sudah ada rencana untuk pasang behel gigi. Maka kamu wajib tau dulu macam-macam behel gigi, supaya kamu gak salah pilih dan gak menyesal nantinya.
Macam Jenis Behel Gigi

1. Behel damon
Ini merupakan behel yang paling modern dalam proses pemasangannya, pemasangan behel damon tidak terlalu sakit beda dengan behel-behel lainnya, hal ini dikarenakan behel damon tidak menggunakan karet elastis, dan terdapat juga behel damon yang transparan.
Behel damon juga dikenal dengan self ligating braces, jika kamu memakai behel ini kamu juga tidak diharuskan untuk sering sering ke dokter gigi untuk kontrol. Itu karena behel ini tidak memakai karet elastis lagi.
2. Behel metal
Behel ini merupakan jenis behel yang paling banyak digunakan, itu karena karet elastis dari behel ini memiliki warna-warna yang menarik. Sangat cocok untuk kamu yang suka warna-warna cerah.
Maka dari itu behel ini memerlukan perawatan yang ekstra, kamu harus mengganti karet elastis di klinik gigi secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Harga dari behel ini juga tidaklah mahal, cocok untuk kamu yang masih kuliah dan biaya minim namun ingin memiliki gigi yang ideal.
3. Behel lingual
Behel ini lain dari behel-behel lainnya, itu karena behel ini akan dipasang dibagian belakang gigi kamu. bracket akan dikaitkan ke gigi bagian belakang kamu, ini sangat cocok untuk kamu yang ingin bentuk gigi rapi namun kurang percaya diri jika memakai behel.
Itu karena behel ini tidak akan terlihat dari depan. Jadi kamu akan tetap bisa melakukan aktifitas sehari-hari tanpa malu karena pakai behel.
4. Behel transparan
Bagi kamu yang masih kurang percaya diri untuk memakai behel tapi sudah tidak tahan lagi dengan bentuk gigi kamu yang kurang rapi, kamu bisa mencoba behel jenis ini. Behel ini berbahan dasar ceramic atau sapphire.
Kekurangan dari jenis behel ini adalah kekuatannya tidak sekuat behel dengan bahan dasar metal, dan tidak bisa digunakan dalam kasus yang berat. Walaupun sama menggunakan karet namun berbeda warna untuk behel ini berwarna putih atau transparan.
Gimana, udah tau kan macam macam behel? Mau pilih yang mana ni? Jangan sampai salah pilih ya dan ada baiknya kamu konsultasikan dulu sama dokter gigi. Setelah kamu konsultasi dengan dokter gigi, maka akan jelas semuanya.
Dijamin tidak ada lagi masalah yang akan kamu alami jika konsultasi terlebih dahulu dengan dokter gigi. Dokter gigi akan menjelaskan semuanya tentang keadaan gigi kamu serta akan merekomendasikan behel apa yang cocok untuk kamu gunakan nantinya.
Ikuti saran dari dokter gigi kamu, jika ingin kondisi gigi yang tetap sehat.
Nah, ada baiknya kamu juga menjaga kesehatan gigi sejak dini ya FDCiers!
Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Kepoin Websitnyanya juga untuk info promo lainnya.

Behel Gigi
22 Februari 2022
Apa Perbedaan Self Ligating Braces dan Conventional Braces?
Self ligating braces – Saat ini pemakaian behel gigi bukan lagi jadi jadi hal yang baru bagi masyarakat. Kita sudah banyak menemukan remaja, orang dewasa, bahkan anak kecil pun terlihat dengan gigi yang berkawat.
Beberapa orang merasa bingung untuk memilih behel yang cocok dengan dirinya, kesehariannya dan juga cocok dengan isi kantongnya. Apalagi dengan kemajuan teknologi, behelpun semakin banyak ragamnya.


Berdasarkan metode yang digunakan, Behel gigi terbagi ke dalam dua jenis, yang pertama adalah Self Ligating Braces dan Conventional Braces. Tahukah kamu apa perbedaan dari kedua jenis behel tersebut?
Perbedaan Self Ligating Braces dan Conventional Braces
- Behel Self Ligating merupakan kawat gigi yang tidak membutuhkan karet behel, sementara Conventional Braces membutuhkan karet. Behel gigi Self Ligating sudah memiliki penyangga khusus yang bisa membuka tutup sendiri. Sementara behel konvensional membutuhkan karet gigi supaya pemakaian behelnya bisa benar-benar efektif.
- Self Ligating tidak menggunakan karet, sehingga tidak menimbulkan rasa sakit, seperti pada saat menggunakan behel gigi konvensional. Karena karet gigi bisa membuat tekanan dan menimbulkan rasa sakit.
- Self Ligating lebih mudah dibersihkan dari pada Conventional Braces. Sementara karet pada Conventional Braces memiliki potensi yang besar untuk menjadi tempat bersarangnya plak.
- Biasanya behel gigi Self Ligating lebih cepat untuk merapikan gigi dibandingkan behel gigi yang biasanya, karena meskipun dengan tekanan yang rendah ia memiliki kekuatan yang maksimal.
- Dengan memakai behel Self Ligating, kamu tidak perlu terlalu rutin untuk melakukan kontrol. Sementara pemakaian konvensional mengharuskan pemakainya melakukan kontrol rutin minimal 1 bulan sekali.
- Behel gigi dengan sistem Self Ligating biasanya berukuran lebih kecil, sehingga lebih nyaman untuk digunakan dari pada behel biasa.
- Karena keunggulan yang dimiliki behel Self Ligating sangat banyak, tentu saja harganya pun lebih mahal daripada behel jenis konvensional.
Behel damon merupakan salah satu dari jenis behel gigi yang termasuk ke dalam jenis Self Ligating.
Behel ini cocok banget buat kamu yang memiliki segudang kesibukan, namun tetap memiliki keinginan untuk memiliki gigi yang indah.
Kamu bisa mendapatkan behel damon dengan harga terjangkau hanya di klinik gigi FDC.
Nah ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic.

Behel Gigi
22 Februari 2022
7 Tips Meredakan Sakit Saat Baru Pasang Behel
Tips Meredakan Sakit Saat Baru Pasang Behel – Anda merasa sakit saat baru pasang behel? Rasa sakit setelah pemasangan behel gigi adalah hal yang wajar.
Sebab, tekanan pada gigi kamu meningkat dan lebih kencang dari sebelumnya. Selain itu, faktornya bervariasi menurut usia, tingkat stres, dan jenis kelamin.

Sebenarnya, secara alamiah rasa sakit ini akan hilang dengan sendirinya tanpa diberikan tindakan apa-apa. Ini bukan sesuatu yang membahayakan. Lama-lama anda akan terbiasa dengan tekanan ini, rasa sakit hilang, dan anda pun bisa mengunyah seperti sedia kala.
Namun, jika anda memang tidak tahan dengan rasa sakitnya, beberapa tips di bawah ini bisa anda lakukan untuk meringankan rasa sakitnya.
Tips Meredakan Sakit Saat Baru Pasang Behel
1. Pilihlah makanan bertekstur lunak
Nyeri terparah akibat kawat gigi biasanya terjadi dalam 24-72 jam pertama sejak kawat gigi dipasang. Selama beberapa hari pertama, santaplah makanan sangat lunak yang tidak perlu banyak dikunyah sampai sudah lebih terbiasa makan dengan kawat gigi.
Contoh makanan lunak yang bisa anda pilih seperti bubur, nasi tim, kentang rebus, telur, daging ikan, makaroni, yogurt, smoothies, puding, dan lainnya.
Hindari makanan keras seperti kerupuk, gorengan, buah yang bertekstur keras seperti apel, serta camilan yang keras. Hindari juga makanan yang lengket seperti permen, ini akan membuat anda semakin tidak nyaman karena bisa menempel di behel atau gigi.
2. Santap makanan dingin atau beku

Minum air dingin adalah cara yang praktis untuk meredakan rasa tidak nyaman yang anda rasakan setelah mengencangkan behel gigi. Suhu dingin memberikan sensasi seperti mati rasa di sekitar mulut.
Suhu dingin juga membantu mengurangi peradangan pada gusi yang sedang terasa sakit. Selain itu, es krim juga dapat melegakan nyeri dimulut karena bersifat mengebaskan.
3. Kurangi makanan dan minuman yang mengandung asam
Minuman dan makanan asam bisa mengiritasi setiap luka di mulut anda. Ini bisa mendorong bakteri untuk bekembang biak lebih pesat di sekitar kawat gigi.
Maka dari itu, kurangilah makanan serta minuman asam seperti buah jeruk dan stroberi atau sari jeruk nipis setelah mengencangkan kawat di dokter gigi.
4. Minum obat pereda nyeri
Bila rasa nyeri sudah tidak bisa ditahan lagi, minumlah obat pereda nyeri. Anda bisa coba minum obat pereda nyeri satu jam sebelum anda mengencangkan kawat gigi di dokter.
Ini akan mengurangi rasa ngilu dan tidak nyaman yang anda rasakan nantinya setelah behel dikencangkan.
Obat pereda nyeri biasanya dijual bebas di apotek, tetapi pastikan untuk mengikuti aturan pakai pada label obat tersebut. Tidak disarankan untuk minum pereda nyeri dalam jangka panjang karena penggunaan berlebihan bisa membahayakan.
5. Kumur air garam
Kawat gigi biasanya menyebabkan luka pada pipi bagian dalam, bibir, dan juga gusi. Ini yang membuat anda semakin tidak nyaman. Untuk meredamnya, anda bisa kumur mulut dengan air garam untuk menenangkan mulut yang sedang terasa nyeri.
Air garam dapat melegakan mulut dan mengobati semua luka yang mungkin terjadi akibat kawat gigi menggesek bagian dalam pipi.
Caranya sangat mudah, yaitu dengan campurkan satu sendok teh garam dengan segelas air hangat sampai larut.
Lalu kumur dengan larutan ini. Anda bisa berkumur beberapa kali dalam sehari, selanjutnya kumur dengan air biasa. Ingat, jangan sampai menelan airnya.
6. Kompres air hangat
Kompres bagian yang sakit dengan kain yang sudah dibasahi dengan air panas. Tempelkan ke bagian pipi, dagu, atau rahang yang terasa sakit.
Kompres dan tekan dengan perlahan. Kompres hangat selama beberapa menit hingga rasa sakitnya bisa sedikit berkurang.
7. Mintalah saran tambahan mengenai cara meredakan nyeri
Dokter anda mungkin dapat menyarankan metode meredakan nyeri yang sesuai dengan kondisimu. Tidak ada salahnya juga loh meminta saran dari dokter langsung. Jadi kamu bisa mengatasi andaikata merasakan sakit saat baru pasang behel.
Nah ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi kamu sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Klinik gigi, ya FDC.
Sumber Referensi:
- https://id.wikihow.com/Meredakan-Nyeri-Akibat-Kawat-Gigi
- https://hellosehat.com/hidup-sehat/gigi-mulut/mengatasi-sakit-akibat-behel-gigi/

Behel Gigi
24 Februari 2022
Makanan yang Harus Dihindari Saat Pakai Behel
Mungkin masih banyak yang bertanya-tanya tentang makanan yang harus dihindari saat pakai behel. Pada saat kamu memakai kawat gigi kamu wajib menghindari beberapa makanan, hal ini bertujuan agar kesehatan gigi tetap terjaga pada saat pemakaian behel.
Pemakaian behel membutuhkan waktu yang tidak sedikit, kamu butuh waktu 2 sampai 2,5 tahun untuk masa pemakaian behel supaya mendapatkan hasil yang sempurna. Waktu tersebut mungkin bisa lebih Panjang lagi kalau kamu tidak mengikuti anjuran dari dokter gigi.
Pakai behel tidaklah semudah yang kamu lihat, kamu butuh waktu yang panjang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Bukan hanya itu kamu juga harus ekstra hati-hati dalam memilih makanan yang akan kamu konsumsi.
Mungkin sebelum pakai behel kamu bebas memilih makanan sesuka hati, namun nanti setelah pakai behel kamu harus stop itu semua. Kamu diwajibkan untuk pilah-pilah makanan yang akan dikonsumsi, tidak boleh sembarang walau makanan itu enak.
Makanan yang Harus Dihindari Saat Pakai Behel
Berikut makanan yang harus kamu hindari saat memakai kawat gigi:
1. Makanan yang asam
Makanan yang bersifat asam akan mengakibatkan terkikisnya enamel gigi, enamel gigi adalah bagian terluar gigi kita. Hal ini akan mengakibatkan gigi berlubang, selain gigi berlubang makanan asam juga bisa menyebabkan perubahan warna pada gigi loh.
2. Makanan bertekstur keras

Kamu gak mau kan kawat gigi kamu copot, terus melukai mulut kamu. sebaiknya kamu hindari makanan yang keras dulu ya. Makanan yang keras itu contohnya kacang-kacangan, kerupuk, dan lainnya.
Walaupun makanan itu nikmat sebaiknya hindari dulu, sampai keadaan gigi kamu benar-benar sempurna dan behel sudah dilepas.
Solusi terbaik untuk kamu agar bisa menikmati makanan yang bertekstur keras adalah dengan memotongnya menjadi bagian kecil, dan kunyahlah secara perlahan.
3. Makanan yang lengket
Makanan yang lengket akan berpotensi menyangkut di kawat gigi yang sedang kamu pakai. Jika hal ini terjadi maka akan sulit dibersihkan, gak mau kan gigi yang sedang dirawat agar sehat malah menjadi sarang penyakit.
Bukannya gigi rapi yang didapat malah keadaan yang lebih parah yang didapat. Maka dari itu kamu harus menghindari makanan yang lengket.
4. Cokelat
Makanan ini sangat sulit untuk kamu hindari pastinya, namun jika kamu sedang dalam proses perawatan kawat gigi sebaiknya harus menghindari ini. Jika memang tidak bisa menghindari makanan ini, kamu mengurangi untuk mengkonsumsi cokelat.
Cokelat yang berasa manis akan mengakibatkan bakteri pada mulut cepat berkembang, hal ini merupakan penyebab timbulnya gigi berlubang juga.
Selain manis cokelat juga bisa terselip disela-sela gigi kamu. Jika sudah begitu pasti akan sulit untuk membersihkannya. Apalagi kamu sedang pakai behel, butuh perjuangan ekstra untuk membersihkan gigi pastinya.
Ingat untuk Kontrol Behel Secara Rutin
Sebab itu jangan remehkan kesehatan gigi kamu ya FDCiers. Sikat gigi dengan teratur serta lakukan perawatan rutin ke klinik gigi setiap 6 bulan sekali.
Hal ini wajib buat kamu para pengguna behel, kamu wajib kontrol ke dokter gigi untuk mengetahui perkembangan behel yang kamu pakai apakah berhasil atau tidak.
Jangan tunggu sampai keadaan gigi semakin parah baru periksa. Ini merupakan kesalahan besar yang sering dilakukan kebanyakan oleh orang. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.
Nah ada baiknya kamu menjaga kesehatan gigi sejak dini ya FDCiers. Jangan lupa untuk memeriksakan gigi kamu paling tidak 6 bulan sekali di FDC Dental Clinic. Klinik gigi, ya FDC.

Behel Gigi
24 Februari 2022
Perlukah Rontgen Gigi Sebelum Melakukan Pemasangan Behel?
Halo FDCiers, susunan gigi yang belum rapi bikin kamu kurang pede, bahkan sampai ragu buat senyum? Di tahun baru ini kamu mulai merasa, sudah saatnya melakukan perubahan? Misalnya dengan melakukan pemasangan behel? Apalagi kalau mengingat FDC Dental Clinic, yang punya promo ortho kece banget. Ya kan?
Bagi orang awam yang belum pernah melakukan pemasangan behel, pasti akan mengira bahwasanya pemasangannya bisa dilakukan dengan satu kali kunjungan saja. Hmmm, padahal tidak semudah itu, FDCiers! melakukan pemasangan behel itu layaknya kamu mendaftarkan diri ke sekolah baru aja! Tentu butuh persiapan dan surat-surat atau data penting lainnya.
Saat melakukan pendaftaran untuk sekolah baru, biasanya akan diperlukan foto dirimu dalam beberapa ukuran. Sama halnya dengan saat akan melakukan pemasangan behel, kamu juga memerlukan foto, yaitu foto rontgen gigimu. Memangnya kenapa sih harus melakukan rontgen gigi sebelum melakukan pemasangan kawat gigi?
Foto rontgen gigi sama pentingnya dengan pas foto identitasmu saat mau masuk sekolah baru. Pas photo biasanya untuk menunjukkan penampilan atau wajah aslimu secara jelas. Supaya tidak tertukar dengan teman kamu gitu, FDCiers! he-he-he.
Sedangkan foto rontgen gigi berguna untuk memperjelas gambaran asli gigimu dari depan sampai dalam, semua bisa terlihat. Dengan begitu dokter juga bisa melihat dan menemukan kondisi gigi yang bermasalah—yang tidak dapat terlihat pada saat pemeriksaan visual. Sehingga dokter gigi pun bisa segera melakukan tindakan yang tepat, dan bisa melakukan pemasangan behel pada gigimu dengan baik.

Seperti dikutip dari klikdokter.com, berikut keuntungan penggunaan rontgen gigi :
- Mendeteksi lubang pada gigi yang tidak dapat terlihat pada saat pemeriksaan secara langsung.
- Memantau pertumbuhan dan perkembangan pada gigi anak yang biasanya belum tumbuh keluar dan masih ada pada tulang rahang.
- Mendeteksi kelainan yang terjadi pada tulang rahang dan gusi.
- Mendeteksi gigi yang tumbuh miring atau tidak sempurna/impaksi gigi, yang biasanya terjadi pada gigi geraham bungsu.
Nah, gimana FDCiers? sekarang sudah mengerti kan, mengapa dokter gigi mengharuskan kamu untuk melakukan rontgen gigi terlebih dahulu, sebelum melakukan pemasangan behel. Kamu juga enggak perlu takut terhadap radiasi sinar x yang digunakan pada saat rontgen gigi, karena radiasi yang dipancarkan sedikit dan tidak berbahaya. Namun, tetap ada catatan untuk wanita hamil, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum melakukan rontgen gigi.
Jangan lupa juga untuk konsultasikan kesehatan gigimu di FDC Dental Clinic, karena... konsultasinya gratis lho! Untuk info lebih lanjut, silakan klik di sini.
Referensi :
http://www.klikdokter.com/rubrik/read/2699078/ketika-gigi-perlu-di-rontgen
© 2026 FDC Dental Clinic
