Cabut Gigi

27 November 2024

Bahaya Cabut Gigi Saat Sakit dan Cara Mengatasinya

By drg. Anjasari Evanata

18.657

image-

Prosedur cabut memang efektif dalam mengatasi penyebab sakit gigi seperti infeksi atau gigi berlubang. Namun disisi lain, bahaya cabut gigi saat sakit juga penting untuk diketahui, terutama jika tindakan ini tidak diawasi oleh dokter gigi.

Cabut gigi sendiri adalah prosedur mengangkat gigi yang bisa pada satu gigi saja atau beberapa. Prosedur ini harus dilakukan oleh tenaga medis profesional dan dengan menggunakan perlengkapan khusus. Pemeriksaan yang cermat juga sangat dibutuhkan sebelum prosedur cabut gigi dilakukan.

Alasan Umum untuk Tidak Mencabut Gigi Saat Sakit

  • Infeksi Aktif

Cabut gigi tanpa sakit tidak mungkin terjadi jika gigi atau gusi yang sedang mengalami infeksi. Infeksi tidak hanya menyebabkan komplikasi saat proses pencabutan, namun juga setelahnya. Infeksi aktif ditandai dengan pembengkakan pada gusi atau jaringan mulut yang menyebar hingga sebagian pipi. 

Pada kondisi ini, biasanya dokter mengatasi peradangan atau infeksi terlebih dahulu, baru kemudian prosedur cabut gigi. Jika infeksi tidak benar-benar bersih, maka beresiko untuk menyebar hingga bagian tubuh lain seperti rahang, leher, dan kepala. 

  • Penyebaran Infeksi

Pada kasus yang lebih parah, infeksi aktif pada gigi dapat menyebar hingga otak dan merusaknya, yang berarti juga mengancam nyawa. Jadi apakah boleh cabut gigi saat gusi bengkak? Jawabannya adalah tidak! Adapun pengobatan untuk infeksi aktif biasanya dengan perawatan saluran akar.

Namun jika kondisi gigi sudah tidak dapat lagi diperbaiki termasuk dengan perawatan akar, mungkin pencabutan gigi menjadi satu-satunya pilihan.

Risiko dan Bahaya Mencabut Gigi Saat Sakit

  • Pembengkakan dan Nyeri Berlebih

Bengkak dan nyeri pasca cabut gigi merupakan efek samping yang wajar, namun patut diwaspadai jika tidak kunjung membaik setelah lebih dari 2 pekan atau justru semakin parah. Jika pencabutan gigi dilakukan saat ada infeksi aktif, maka bisa terjadi pembengkakan dan nyeri berkepanjangan.

  • Pendarahan Berlebih

Pendarahan setelah cabut gigi biasanya akan berhenti sendiri dalam 24 jam. Namun pada kasus cabut gigi saat sakit, pendarahan yang lebih banyak bisa terjadi karena adanya peradangan pada jaringan yang terinfeksi.

Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter agar bisa menentukan jenis perawatan yang sesuai atau mengantisipasi pendarahan berlebih.

  • Pembentukan Dry Socket

Bahaya cabut gigi saat sakit berikutnya adalah terbentuknya dry socket, yaitu kondisi saat darah tidak mengalami pembekuan dengan baik di bagian soket gigi sehingga menyebabkan nyeri hebat. Pada kasus yang lebih parah, cedera saraf mungkin juga terjadi. 

Meskipun efek samping ini termasuk jarang, namun tetap perlu diperhatikan. Cedera saraf bisa terjadi jika proses cabut gigi dilakukan saat ada kerusakan pada saraf kranial atau trigeminal. Keduanya memiliki fungsi untuk mengunyah dan menggigit. 

Jika terjadi kerusakan pada kedua saraf ini, maka bisa mati rasa di bagian bibir, rasa sakit pada bekas cabutan gigi, atau sensai seperti kesemutan di gusi dan gigi. Akibatnya, penderita akan mengalami kesulitan berbicara, mengunyah, dan makan.

  • Lambatnya Penyembuhan

Tergantung kondisi, biasanya bekas luka dari cabut gigi akan membaik dalam 1-2 minggu. Namun ketika terjadi penyebaran infeksi ke area lain pada wajah atau bahkan kepala, maka proses penyembuhan akan lebih lambat. Hal ini karena tubuh sedang berusaha keras untuk melawan infeksi.

  • Komplikasi Lanjutan

Komplikasi lanjutan juga termasuk salah satu dari bahaya cabut gigi saat sakit, yang bisa memicu abses gigi atau penyebaran infeksi ke bagian lain dari tubuh. Abses gigi ditandai dengan penumpukan nanah di bagian gusi atau area lain di sekitar bekas cabutan. Penyebab utama dari abses adalah infeksi. 

Ketika tubuh sedang terkena infeksi, maka sistem imun akan melawan infeksi dengan memperbanyak sel darah putih. Jadi, kantong nanah tadi berisi kumpulan sel darah putih yang mati karena melawan infeksi, cairan, kuman, dan jaringan yang rusak.

Penanganan yang Dianjurkan Sebelum Mencabut Gigi

Pengobatan Infeksi

Antibiotik terbukti ampuh dalam mengobati infeksi gigi. Namun, sebaiknya tidak membeli dan mengkonsumsi antibiotik tanpa pengawasan dokter karena bisa menyebabkan komplikasi. 

Manajemen Nyeri

Gigi goyang tapi sakit apakah boleh dicabut? Tidak. Rasa sakit harus ditangani terlebih dahulu dengan obat pereda nyeri seperti ibuprofen, paracetamol, atau jenis lain yang diresepkan oleh dokter. 

Kunjungi FDC Dental Clinic terdekat untuk mendapat pemeriksaan dan resep obat perada nyeri yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing.

Evaluasi Dokter Gigi

Kondisi tidak boleh cabut gigi tidak dapat diputuskan oleh diri sendiri, melainkan oleh dokter gigi setelah dilakukan pemeriksaan yang menyeluruh. Karena itu, sangat penting untuk konsultasi dan evaluasi dengan dokter gigi FDC Dental Clinic sebelum ada tindakan cabut gigi.

Alternatif untuk Mencabut Gigi Saat Sakit

Tidak semua gigi yang sakit harus dicabut untuk menghilangkan sakit tersebut. Ada beberapa cara alternatif seperti berikut:

  • Perawatan Saluran Akar

Prosedur ini tidak melibatkan pencabutan gigi, melainkan mengatasi masalah gigi pada bagian akarnya. Prosedur ini banyak direkomendasikan untuk gigi yang mengalami infeksi, cedera gigi, infeksi pulpa, gigi atau mahkota gigi patah, dan karies atau gigi berlubang.

  • Drainase Abses

Jika terjadi abses atau penumpukan nanah, maka harus dihilangkan terlebih dahulu sebelum gigi dicabut. Proses ini dikenal dengan istilah drainase abses, yang juga dapat mengurangi infeksi.

  • Pembersihan dan Perawatan Gusi

Cara lain untuk mengurangi infeksi dan peradangan adalah dengan perawatan dan pembersihan profesional yang hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi atau orthodontist, bukan tukang gigi, suster, atau pihak lain yang tidak kompeten di bidangnya.

Kesimpulan

Bahaya cabut gigi saat sakit termasuk pembengkakan dan nyeri berlebih, pendarahan berlebih, pembentukan dry socket, lambatnya penyembuhan, hingga terjadi komplikasi lanjutan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi sebelum melakukan tindakan pencabutan demi menjaga keselamatan.

© 2026 FDC Dental Clinic