Informasi
16 November 2024
Atrisi Gigi: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
By drg. Anjasari Evanata
5.361
Atrisi gigi merupakan suatu kondisi di mana lapisan gigi terkikis akibat gesekan berlebih. Bagian yang sering terdampak adalah ujung atas dan bawah gigi. Berbeda dengan erosi gigi, atrisi umumnya tidak disebabkan oleh pilihan makanan tertentu tetapi kebiasaan mengunyah yang buruk.
Pada umumnya, proses mengunyah tidak akan mengikis ujung gigi. Namun jika gaya mengunyah kurang baik, misalnya dengan menggesekkan gigi terlalu keras, maka ujung-ujung gigi saling bergesekan sehingga menimbulkan rasa sensitif hingga mengubah bentuk gigi.
Penyebab Atrisi Gigi
Atrisi pada gigi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kebiasaan buruk menggertakkan gigi, kebiasaan mengunyah yang buruk, hingga mulut kering. Berikut ini sejumlah hal yang dapat menyebabkan atrisi gigi.
- Bruxism
Bruxism adalah kebiasaan menggertakkan gigi, baik ketika tidur maupun saat terbangun. Kebiasaan buruk ini meningkatkan risiko pengikisan lapisan enamel gigi sehingga gigi menjadi lebih sensitif dan rapuh. Bahkan dalam waktu lama, bruxism bisa menyebabkan atrisi pada gigi.
Tidak hanya menyebabkan pengikisan lapisan terluar gigi, bruxism juga meningkatkan risiko gangguan tidur seperti sleep apnea. Apabila diketahui atrisi disebabkan oleh kebiasaan menggertakkan gigi, maka solusi yang paling tepat adalah dengan mengurangi kebiasaan tersebut.
- Kebiasaan Mengunyah
Kebiasaan mengunyah yang buruk menjadi salah satu penyebab pengikisan gigi. Ketika gigi atas dan bawah tidak sejajar, maka gesekan menjadi semakin besar. Jika tidak segera ditangani, kebiasaan ini mengakibatkan pengikisan gigi secara perlahan.
Apalagi jika ditambah dengan pola diet yang kurang sehat, seperti mengonsumsi makanan tinggi gula dan asam. Erosi dan abrasi yang disebabkan oleh zat asam di dalam mulut bisa memperburuk pengikisan gigi.
- Mulut Kering
Air liur mempunyai beragam manfaat, di antaranya adalah membuat gigi tidak cepat aus karena fungsi pelumasan yang dimilikinya. Kondisi mulut yang kering akibat kondisi medis tertentu seperti diabetes mempengaruhi pelumasan sehingga mengakibatkan gigi cepat aus.
Selain itu, mulut kering juga bisa membuat bakteri berkembang semakin cepat. Hal ini dikarenakan air liur berfungsi untuk menghambat perkembangbiakan bakteri di dalam mulut.
- Penggunaan Dental Crown
Pemasangan dental crown menjadi salah satu penyebab atrisi gigi. Pasalnya, crown gigi berbahan porselen mempunyai kekuatan yang berbeda dengan gigi asli. Apabila bergesekan secara terus menerus dalam jangka waktu lama, maka hal ini akan menyebabkan atrisi.
Gejala dan Tanda Atrisi Gigi
Secara umum, permasalahan gigi pasti menimbulkan gejala. Begitu juga dengan atrisi. Kondisi ini menimbulkan beberapa gejala yang mudah dikenali. Perhatikan sejumlah gejala di bawah ini:
- Gigi lebih sensitif
- Perubahan warna gigi
- Mahkota gigi terlihat rata
- Sakit pada bagian rahang
- Sakit pada gusi
- Gigi goyang
Pencegahan Atrisi Gigi
Kabar baik, atrisi pada gigi dapat dicegah sebelum menimbulkan dampak kesehatan yang lebih serius. Adapun langkah-langkah dan tidak pencegahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
- Mengurangi Kebiasaan Bruxism
Bruxism merupakan salah satu penyebab umum atrisi pada gigi. Mengurangi kebiasaan bruxism bisa menjadi solusi efektif untuk mencegah terjadinya kondisi ini sebelum pengikisan gigi berlanjut dan semakin parah.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi bruxism, misalnya menggunakan pelindung gigi saat tidur, pemberian obat pelemas otot sebelum tidur, hingga meditasi untuk mengurangi rasa cemas yang kerap memicu bruxism.
- Hindari Konsumsi Makanan Asam dan Tinggi Gula
Makanan asam dan tinggi gula memang tidak menyebabkan atrisi secara langsung. Namun, pola diet yang kurang sehat dapat memperburuk pengikisan gigi. Hal ini disebabkan oleh melimpahnya zat asam di dalam mulut sehingga lapisan enamel semakin tergerus.
- Menyikat Gigi Secara Teratur
Membersihkan gigi secara rutin bisa membantu mencegah munculnya atrisi. Rongga mulut yang bersih terawat tidak disukai oleh bakteri. Semakin sedikit bakteri jahat di dalam mulut, maka kesehatan gigi semakin terjaga. Oleh sebab itu, menyikat gigi turut berperan dalam pencegahan pengikisan gigi.
- Konsultasikan dengan Dokter
Mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali sangat efektif mencegah atrisi. Dokter profesional akan membantu merawat kondisi gigi sehingga tetap sehat dan kuat. Apabila ditemukan gejala atrisi gigi sejak dini, dokter akan menyarankan perawatan terbaik agar kondisi gigi tidak semakin memburuk.
Pengobatan dan Penanganan Atrisi Gigi
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi atrisi pada gigi, tergantung pada tingkat keparahan. Atrisi ringan dapat diatasi dengan perawatan rumahan, sedangkan atrisi yang sudah mengganggu fungsi gigi harus segera mendapatkan penanganan medis.
- Mengurangi Penyebab Atrisi
Penyebab atrisi cukup beragam, salah satu di antaranya adalah kebiasaan bruxism. Apabila sudah diketahui jika atrisi disebabkan oleh bruxism, maka langkah pengobatan yang paling tepat adalah mengurangi kebiasaan tersebut.
Lakukan beberapa metode yang dapat meringankan bruxism, seperti menggunakan pelindung gigi saat tidur. Konsultasikan dengan dokter jika diperlukan untuk mengatasi bruxism.
- Penambalan Gigi
Untuk kasus atrisi yang cukup serius, dokter mungkin akan menyarankan penambalan gigi. Prosedur ini dapat dilakukan jika gigi terlihat semakin pendek. Tujuannya adalah untuk mengembalikan estetika gigi. Jenis tambalan permanen biasanya lebih cocok karena memiliki kekuatan yang hampir sama dengan gigi asli.
- Perawatan Ortodontik
Apabila atrisi disebabkan oleh gigi yang tidak sejajar pada bagian atas dan bawah, pemasangan kawat gigi bisa jadi solusi tepat untuk mengatasi kondisi tersebut. Pemasangan behel bertujuan untuk membuat bagian atas dan bawah gigi terlihat sejajar sehingga mengurangi gesekan.
Kesimpulan
Atrisi merupakan kondisi terkikisnya gigi, terutama pada bagian ujung. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan buruk menggertakkan gigi dan kebiasaan mengunyah yang salah. Atrisi dapat diatasi dengan menghilangkan kebiasaan buruk tersebut atau dengan perawatan medis.
Apabila menemukan gejala atrisi gigi, segera konsultasikan dengan dokter di klinik gigi berpengalaman dan terpercaya seperti FDC Dental Clinic. Dokter akan memeriksa kondisi gigi dan menentukan jenis perawatan yang tepat.
© 2026 FDC Dental Clinic
