Detail Artikel

image-undefined

Informasi

9 dari 10 Anak Usia Dini Mengalami Gigi Berlubang. Ini Solusinya!

By fdc Dental Clinic

2552

9 dari 10 Anak Usia Dini Mengalami Gigi Berlubang. Ini Solusinya!

Gigi berlubang adalah masalah kesehatan yang dialami mayoritas anak-anak di Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes RI) tahun 2018 menyatakan bahwa 9 dari 10 anak usia dini sudah mengalami gigi berlubang. Mengingat anak-anak usia dini pada umumnya belum mampu untuk merawat kebersihan gigi sendiri, sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa upaya para orang tua dalam merawat gigi susu pada anak masih sangat minim di Indonesia.

Baca juga: Cegah Karang Gigi Menumpuk Dengan Perawatan Scaling Gigi

Federation Dental International (FDI) dan World Health Organization (WHO) mencamtukan target sekitar 50% anak usia 5 hingga 6 tahun pada setiap negara sudah terbebas dari masalah gigi berlubang. Pencapaian itu tentu harus dimulai dari kesadaran mendasar terhadap penyakit gigi pada anak sejak dini. Sehingga orangtua perlu cermat mengenali gejala gigi anak berlubang, salah satunya yaitu perubahan warna gigi susu menjadi hitam.

Berikut penyebab gigi susu pada anak berubah kehitaman, antara lain : 

Umumnya gigi menghitam dianggap hanya disebabkan oleh lubang namun ada beberapa penyebab lain dari gigi berlubang.  Kondisi gigi hitam pada anak dapat disebabkan beberapa hal berikut ini :

  • Gigi berlubang

Seperti yang sudah diketahui gigi berlubang merupakan penyebab utama dari perubahan warna gigi anak menjadi menghitam. Gigi berlubang tidak muncul secara tiba-tiba namun terjadi akibat:

  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis

Beragam makanan dan minuman manis seperti kue, roti, jus buah, permen, dan selai selalu ludes disantap si kecil. Selain berisiko menyebabkan kelebihan berat badan, terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis juga bisa berdampak buruk bagi gigi. Bila hobi menyantap hidangan manis tidak diimbangi dengan cara merawat gigi yang benar, maka sisa-sisa makanan yang menempel di mulut akan memicu kemunculan bakteri. Kemudian, bakteri akan melahap sisa makanan dan mengubahnya menjadi asam yang merusak gigi anak hingga jadi hitam dan berlubang.

  • Kurang menjaga kebersihan gigi

Merawat gigi anak adalah kebiasaan baik yang harus dilakukan secara telaten. Ibu wajib mengajarkan kepada si kecil tentang betapa pentingnya merawat gigi setiap hari. Salah satu cara merawat gigi paling sederhana adalah menyikat gigi dua kali sehari. Jangan sampai sisa-sisa makanan di mulut membuat gigi si kecil berlubang dan hitam karena kurang menjaga kebersihan gigi.

  • Kebiasaan minum susu menggunakan botol

Hal sepele ini rupanya juga bisa jadi penyebab gigi anak hitam. Minum susu dari botol membuat kandungan gula dalam susu lebih mudah menempel pada gigi. Hal tersebut akan memicu kemunculan bakteri penyebab gigi berlubang sehingga gigi jadi hitam, busuk, dan akhirnya berlubang. 

  • Cedera pada gigi susu

Bukan hanya lubang yang bisa menyebabkan gigi anak hitam, melainkan juga cedera pada gigi. Contohnya, bila anak terjatuh saat bermain hingga giginya terantuk benda keras, maka bagian dalam gigi akan mengalami pendarahan lalu berubah warna jadi hitam. 

  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Beberapa jenis obat yang mengandung zat besi dapat menimbulkan efek samping berupa noda hitam pada gigi anak. Misalnya, antibiotik tetrasiklin yang dikonsumsi Ibu selama hamil atau menyusui berisiko membuat gigi anak hitam.

  • Faktor genetik

Belum banyak orang yang tahu kalau faktor genetik juga berpengaruh terhadap gigi anak. Gen tertentu nyatanya dapat membuat gigi tampak kehitaman atau keabuan dibandingkan warna gigi normal pada umumnya. Kondisi ini bisa terjadi pada gigi susu maupun gigi dewasa.

Baca juga: 5 Bahaya Jika Membiarkan Gigi Berlubang Terlalu Lama

Cara Mengatasi Gigi Hitam pada Anak

Jika gigi si kecil berubah menjadi hitam, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Beberapa diantaranya adalah dengan menambal  gigi dan modifikasi diet makanan agar gigi yang lain tidak menjadi hitam dan keropos juga.

Ajarkan dan berikan contoh pada si kecil untuk rutin menggosok gigi. Jika si kecil masih merasa enggan untuk menyikat gigi, tunjukkan bahwa menggosok gigi itu tidak sulit dan bisa jadi menyenangkan. Agar si kecil lebih semangat menggosok gigi, ganti pasta gigi biasa dengan Pepsodent Kids Pasta Gigi Anak Sweet Strawberry. Pasta gigi ini diformulasikan khusus untuk gigi susu anak dan disempurnakan dengan fluoride yang bermanfaat untuk menjaga kekuatan gigi si kecil sejak dini, dan rasa buah yang disukai anak.

Artikel dibuat oleh drg. Syifa Muthia Sari

Referensi:

Promo lainnya yang mungkin anda butuhkan

image-gambar-program-APPS-056

[New User] Tambal Gigi Belakang 299K

Rp480.000

Rp299.000

Cek Sekarang

image-gambar-program-APPS-030

[New User] Pembersihan Karang Gigi 199K

Rp480.000

Rp199.000

Cek Sekarang