Gigi Palsu

24 Oktober 2024

4 Jenis Gigi Palsu Ternyaman dan Cara Merawatnya

By drg. Ellora Gavrila

12.698

image-

Gigi palsu merupakan jenis gigi tiruan yang berfungsi untuk menggantikan gigi yang tanggal. Gigi palsu tidak hanya mempertahankan susunan gigi serta struktur rahang, tetapi juga mengembalikan fungsi bicara dan mengunyah. Lantas, seperti apa jenis gigi palsu ternyaman dan cara merawatnya?

Ada berbagai macam jenis gigi palsu yang tersedia. Masing-masing jenis menawarkan tingkat kenyamanan dan kemudahan perawatan yang berbeda. Oleh sebab itu, sangat penting memilih jenis gigi palsu yang paling nyaman dan mudah dirawat sesuai kebutuhan.

Jenis-Jenis Gigi Palsu Ternyaman

Umumnya, gigi palsu terbuat dari bahan akrilik, logam, atau nilon dengan metode pemasangan lepasan atau permanen. Kenali beberapa jenis gigi palsu yang nyaman berikut ini agar lebih mudah menentukan pilihan yang tepat.

  • Gigi Palsu Lepasan

Gigi palsu lepasan adalah gigi tiruan yang dapat dilepas pasang sesuai kebutuhan. Jenis gigi ini biasanya terbuat dari bahan akrilik atau logam dengan tampilan yang dibuat mirip dengan gigi asli sehingga orang-orang terdekat tidak akan menyadari bahwa gigi tersebut palsu.

Jenis gigi palsu lepasan ini menawarkan sejumlah keunggulan. Pada umumnya gigi palsu lepasan mempunyai harga yang lebih terjangkau dibandingkan gigi palsu permanen. Selain itu, prosedur pemasangan juga relatif cepat.

Sayangnya, gigi palsu jenis lepasan mempunyai risiko terlepas ketika digunakan. Pemasangan yang tidak tepat juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada area gusi atau bahkan pada gigi sehat di sekitarnya.

  • Gigi Palsu Permanen

Jenis gigi palsu ternyaman dan cara merawatnya yang selanjutnya adalah gigi palsu permanen. Sesuai dengan namanya, gigi palsu ini dipasang secara permanen pada gusi menggunakan implan atau bridge. Jenis gigi tiruan ini cocok untuk menggantikan gigi yang hilang akibat keropos atau tanggal.

Memasang gigi palsu permanen mempunyai sejumlah kelebihan seperti tidak mudah bergeser ketika digunakan dan lebih tahan lama. Selain itu, gigi juga terasa nyaman di gusi sehingga menambah rasa percaya diri.

Namun, gigi palsu permanen juga mempunyai sejumlah risiko. Risiko yang paling umum adalah timbul infeksi hingga kerusakan syaraf pada area gusi. Selain itu, gigi palsu permanen juga lebih rentan menimbulkan bau mulut apabila tidak dibersihkan secara tepat.

  • Gigi Palsu Implan

Gigi tiruan jenis ini ditanamkan ke tulang rahang menggunakan implan sehingga terasa dan terlihat seperti gigi asli. Implan sendiri dapat terbuat dari bahan titanium atau sejenisnya yang berfungsi menyerupai akar gigi.

Gigi palsu implan menawarkan durabilitas dan stabilitas yang tinggi dibandingkan gigi palsu lepasan maupun permanen. Pengguna juga merasa nyaman ketika berbicara atau mengunyah karena gigi tiruan ini hampir tidak ada bedanya dengan gigi asli.

Terlepas dari kelebihannya, gigi palsu implan mempunyai beberapa kekurangan. Pemasangan gigi tiruan ini membutuhkan biaya yang cukup besar dan prosedur yang rumit. Risiko infeksi juga mengintai apabila pemasangan tidak dilakukan dengan benar.

  • Gigi Palsu Overdenture

Overdenture merupakan jenis gigi tiruan yang menggabungkan antara jenis lepasan dan implan. Gigi tiruan lepasan didukung dengan akar gigi buatan (implan) sehingga menawarkan stabilitas ekstra serta meningkatkan retensi gigi tiruan.

Perawatan overdenture menawarkan beberapa keuntungan, antara lain memberikan rasa nyaman dan meningkatkan rasa percaya diri, meminimalisir resorbsi tulang, serta stabilitas gigi tiruan yang lebih tinggi.

Kendati demikian, overdenture juga memiliki sejumlah kekurangan yang patut dipertimbangkan. Jenis perawatan ini membutuhkan biaya yang lebih besar karena melibatkan perawatan saluran akar. Sisa akar gigi juga rentan terkena plak atau karies apabila tidak dibersihkan secara teratur.

Cara Merawat Gigi Palsu

Mengetahui jenis gigi palsu ternyaman dan cara merawatnya sangat penting untuk mempertahankann kondisi gigi. Seperti halnya gigi asli, gigi tiruan juga membutuhkan perawatan. Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan untuk merawat gigi palsu.

  • Kebersihan Harian

Sikat gigi palsu secara rutin minimal dua kali dalam sehari. Gunakan sikat khusus dengan bulu yang lembut agar tidak merusak permukaan gigi. Hindari menggunakan pasta gigi yang bersifat abrasif karena dapat merusak lapisan luar gigi palsu.

  • Pemeriksaan Rutin

Menyikat gigi saja tidak cukup untuk menjaga kondisi gigi. Periksa ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk memastikan apakah gigi palsu dalam kondisi baik atau membutuhkan penanganan lebih lanjut. Ikuti saran petunjuk yang diberikan oleh dokter gigi.

  • Hindari Makanan Keras

Makanan keras dan lengket seperti kacang-kacangan atau permen karet bisa merusak gigi palsu. Hindari mengonsumsi makanan tersebut ketika menggunakan gigi palsu, terutama jenis lepasan karena bisa meningkatkan risiko terlepas.

  • Penggunaan Obat Kumur

Penggunaan obat kumur antiseptik dianjurkan untuk menjaga agar mulut dan gigi tetap bersih. Berkumurlah setelah menyikat gigi agar sisa makanan dan bakteri yang masih tersisa dapat terangkat sehingga mulut bersih maksimal.

Kesimpulan

Gigi palsu biasanya digunakan untuk mengganti gigi yang hilang. Ada beberapa jenis gigi palsu yang menawarkan kenyamanan serta cara perawatan berbeda, mulai dari gigi palsu lepasan hingga gigi palsu implan.

Sangat penting untuk memilih jenis gigi tiruan yang tepat sesuai kebutuhan. Selain itu, perhatikan juga cara merawat gigi palsu sesuai jenisnya. Perawatan wajib dilakukan agar kondisi gigi tiruan selalu terjaga dan terhindar dari infeksi, bau mulut, maupun hal-hal lain yang tidak diinginkan.

Pemasangan gigi palsu harus dilakukan oleh dokter gigi profesional agar tidak menimbulkan risiko serius di masa mendatang. Kunjungi FDC Dental Clinic dan konsultasikan jenis gigi palsu ternyaman dan cara merawatnya dengan dokter gigi yang berpengalaman.


 

© 2026 FDC Dental Clinic